Close

Andre Rosiade Boyong Kepala Daerah di Sumbar Temui Menteri PUPR

BERTEMU MENTERI— Anggota Komisi VI DPR RI Andre Rosiade kembali memfasilitasi pertemuan kepala daerah di Sumbar dengan Menteri PUPR Basuki Hadimuljono di kantor Kementerian PUPR, Selasa (22/9).

ADINEGORO, METRO–Anggota Komisi VI DPR RI dari Fraksi Gerindra Andre Rosiade kembali memfasilitasi pertemuan para Kepala Daerah di Sumatera Barat (Sumbar) dengan Menteri PUPR Basuki Hadimuljono di kantor Kementerian PUPR, Jakarta, Selasa (22/9). Dalam pertemuan tersebut, Andre membawa 4 kepala daerah antara lain, Wali Kota Padang Hendri Septa, Wali Kota Bukittinggi Er­man Safar, Bupati Agam Andri Warman, dan utusan Bupati Pesisir Selatan.

Adapun Menteri Basuki didampingi oleh staf ahli Menteri PUPR Endra S At­ma­widjaja. Andre men­jelaskan, dalam kesem­patan ini para kepala da­erah asal Sumbar dengan Menteri PUPR Basuki Hadi­muljono membahas soal percepatan pembangunan infrastruktur di Sumatera Barat.

“Pertemuan ini adalah upaya kami sebagai Ang­gota DPR asal Sumbar un­tuk melakukan percepatan pembangunan Sumatera Barat,” ujar Andre dalam keterangan tertulis, Kamis (23/9).

Andre yang juga meru­pakan Ketua DPD Gerindra Pro­vinsi Sumatera Barat ter­sebut menuturkan, ada be­berapa hal yang dibahas da­lam pertemuan ter­se­but, salah-satunya ke­lan­jutan pembangunan Pa­sar Fase VII di Kota Pa­dang, serta pembangunan infras­truktur di beberapa daerah.

“Dalam pertemuan ini kami membahas perce­patan pembangunan Su­ma­tera Barat yang dibahas bersama Menteri PUPR meliputi beberapa hal an­tara lain, pembangunan Pa­sar Fase VII di Kota Pa­dang, Pembangunan Pasar Bawah di Bukittinggi, Pem­bangunan Jalan By Pass di Padang Luar Kabupaten Agam untuk mengurai ke­ma­cetan memasuki Kota Bukittinggi,” ungkapnya.

“Selain itu, kita juga membahas Pembangunan rest area di Puncak Paku/Puncak Jokowi di Kawasan Mandeh, Kabupaten Pesisir Selatan, serta perluasan TPA (Tempat Pembuangan Akhir) Regional di Paya­kum­buh untuk 4 Kota/Kabu­paten yang meliputi Pa­ya­kumbuh, Kabupaten Lima Puluh Kota, Bukittinggi dan Agam,” terangnya.

Andre berharap, da­lam pertemuan antar ke­pa­la daerah di Sumatera B­a­rat dengan Menteri PUPR ter­sebut dapat ter­cip­ta se­buah solusi untuk pem­­bangunan Sumatera Barat yang jauh lebih baik. Se­kaligus, mewujudkan ko­mitmen pemerintahan Pre­­siden Joko Widodo (Jo­­ko­wi) untuk mem­ba­ngun In­donesia yang lebih ma­ju.

“Semoga upaya ini da­pat mempercepat pem­bangunan infrastruktur di Sumatera Barat sehingga efeknya dapat mening­katkan pertumbuhan eko­nomi bagi masyarakat,” ujar Andre.

Seperti diketahui, khu­sus pembangunan rest area di Kawasan Mandeh, Kabupaten Pesisir Selatan, Bupati Pesisir Selatan, Rus­ma Yul Anwar bakal me­rubah nama Puncak Paku di kawasan Mandeh men­jadi Puncak Jokowi. Hal itu disampaikan saat kun­ju­ngan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif San­diaga Uno ke Pesisir Sela­tan, Jumat (23/4) lalu.

Sedangkan, pem­ba­ngu­­nan perluasan TPA (Tem­pat Pembuangan Akhir) Regional di Paya­kumbuh un­tuk 4 Kota/Ka­bupaten yang meliputi Pa­yakumbuh, Ka­bu­paten Li­ma Puluh Kota, Kota Bu­kittinggi dan Ka­bu­paten Agam, hingga saat ini Pe­me­rintah Provinsi Suma­tera Barat belum me­miliki solusi untuk mena­ngani over capacity di TPA Regional Payakumbuh.

Pertemuan dengan Ba­suki tersebut diharapkan dapat mempercepat pro­ject perluasan TPA regional senilai Rp 34 miliar di Paya­kumbuh. Oleh Ka­rena itu, Andre selaku Ang­gota Ko­misi VI DPR RI dari Fraksi Gerindra me­ngaku akan berjuang mem­bantu ma­syarakat Su­­ma­tera Barat untuk mem­­fasilitasi pem­bangu­nan infrastruktur di ranah Mi­nang yang saat ini mem­bu­tuhkan bantuan da­ri peme­rin­tah pusat. (r)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

0 Comments
scroll to top