Close

Andre Rosiade Bantu Penyandang Disabilitas di Tanahdatar, Novi Diserang Tumor Ganas sejak 1987

SEMBAKO DAN UANG TUNAI — Pengurus DPD Gerindra Sumbar dan DPC Tanahdatar menyerahkan bantuan uang tunai dan sembako dari Andre Rosiade kepada penyandang disabilitas di Tanahdatar, Novi Yulia Hendra.

ADINEGORO, METRO–Syamsiar (59) sangat tegar menerima kenya­taan hidupnya. Di tengah keterbatasannya yang ha­nya seorang petani di Gu­guak Cino, Jorong Padang Datar, Nagari Tanjung Ba­ru­lak, Kecamatan Tanjung Emas, Tanahdatar, ibu dua anak ini harus merawat anak tertuanya yang me­ngalami komplikasi penya­kit dan sekarang lumpuh atau menjadi penyandang disa­bilitas.

 Meski sudah berusia 34 tahun, Novi Yulia Hendra masih diperlakukan seperti balita oleh Syamsiar dan suaminya Amri Rizal (64). Mereka sudah merawat Novi sejak lahir, karena diduga terkena tumor ga­nas, diikuti hydrosefalus dan penyakit lain yang me­nyertainya. Kini, pasa­ngan ini tetap serius mera­wat anak tertua mereka, se­men­tara anak keduanya su­dah berkeluarga dan normal.

Menurut Syamsiar, No­vi saat ini tidak lagi bisa berjalan, meski sebenar­nya pernah belajar dari SD sampai lulus SMA 2011 lalu. “Dulu sempat sembuh. Kami antar jemput ke se­kolah, meski digendong. Alhamdulillah tamat SMA. Namun sejak 2011 kon­disinya drop lagi dan tak bisa bergerak banyak,” ka­ta Syamsiar saat didatangi pengurus DPD Geri­ndra Sumbar dan DPC Gerindra Tanahdatar, baru-baru ini.

Saat lahir, kata Syam­siar, terdapat gumpalan tu­mor besar di bagian bela­kang tubuh anaknya. De­ngan bantuan Pemda Ta­nah­datar di bawah pimpi­nan Bupati Ikasuma Ha­mid, sudah dibantu operasi di RS Cipto Mangunkusu­mo, Jakarta. “Setelah ope­rasi tahun 1988 itu, Novi bisa mulai berjalan lagi, meski tidak normal. Sampai akhir­nya kembali drop 2011 saat bekerja di terminal Aur Kuning Bukittinggi,” kata Syamsiar.

 Novi mengakui, dia se­la­ma 10 tahun terakhir tak banyak bergerak. Setiap hari harus menggunakan diapers atau popok de­wasa. Karena tidak mampu pin­dah sendiri ke kamar mandi sekadar untuk bu­ang air kecil sekalipun. “Kebu­tuhan harian seka­rang ya seperti itu. Harus pakai pempers (diapers, red) tiap hari. Berat bagi keluarga me­nang­gung­nya,” kata Novi usai me­nerima ban­tuan uang tunai dan sem­bako dari Andre Rosiade.

 Bantuan yang dibawa dari Kota Padang itu dise­rahkan Wakil Ketua DPD Gerindra Sumbar Nurhai­da, Romi Agusta, Wakil Sek­retaris Zulkifli dan Wa­kil Ketua DPC Gerin­dra Tanahdatar Ade Irma Su­r­yani. Sebelumnya, No­vi juga pernah mengi­rimkan pesan WA dan Instagram kepada Andre Rosiade.

Karena terdesak kebu­tuhan itulah, Novi berusa­ha menghubungi Andre Rosiade yang dikenalnya melalui media sosial (med­sos). Ternyata, saat ini tim Gerindra datang me­nye­rahkan bantuan. “Alham­dulillah, terima kasih pak Andre dan Partai Gerindra yang peduli kepada Novi. Sampaikan juga salam ke­pada pak Prabowo Subian­to yang sedang berulang tahun,” kata Novi.

Novi menyebut, aktivi­tas­nya saat ini hanya du­duk di kamar, dan sekali sebulan harus konsultasi ke rumah sakit, baik di Padang atau di Tanahdatar. “Untuk berobat memang ada BPJS. Tubuh Novi juga semakin sensitif dan harus meng­gunakan perban atau obat-obatan yang tidak ditang­gung BJPS. Biaya opera­sional ke rumah sakit de­ngan kursi roda ini yang berat. Ibu dan bapak harus bekerja keras,” kata Novi yang rumahnya cukup jauh dari jalan utama dan susah diakses kendaraan roda empat.

 Nurhaida yang juga Sekretaris PD PIRA (Pe­rempuan Indonesia Raya) Sumbar mengaku prihatin dengan kondisi Novi. Me­reka sengaja datang lang­sung ke Tanahdatar untuk menyerahkan bantuan ke­pada Novi. “Kami antarkan langsung uang tunai dari Ketua DPD Gerindra Sum­bar Andre Rosiade untuk kebutuhan sehari-hari dan juga sembako untuk Novi. Semoga bisa meringankan beban,” kata Nurhaida yang harus berjalan me­naiki per­bukitan yang terjal untuk sampai ke rumah Novi.

 Andre Rosiade yang juga anggota DPR RI me­nyebutkan, setelah menda­patkan informasi kondisi Novi, dia langsung me­ngon­tak pengurus DPD Ge­rindra Sumbar. “Kami minta sementara dikirim­kan ban­tuan sembako dan uang tunai untuk kebu­tuhan se­hari-hari. Semoga berman­faat. Kami juga minta DPC Gerindra Ta­nah­datar untuk terus me­mantau kondisi­nya,” kata ketua harian DPP Ikatan Keluarga Minang (IKM) ini. (r)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

0 Comments
scroll to top