Close

Andre Rosiade Bantu Penjual Gorengan di Ke­camatan Kototangah yang Melahirkan di Jalan, Lahir Prematur, Anak Meninggal

SERAHKAN BANTUAN— Pengurus Gerindra Sumbar menyerahkan bantuan uang tunai dan sembako dari Andre Rosiade untuk keluarga Lindrawati dan Feri Fadillah di Dadok Tunggul Hitam, Kototangah.

 TUNGGUL HITAM, METRO–Lindrawati (39) tak menyangka, pada kehamilannya yang baru masuk tujuh bulan, anak yang dikandungnya sudah ingin dilahirkan. Bahkan, tak menunggu sampai di rumah apalagi di tempat tidur, anak keempatnya itu sudah mulai lahir di jalan beton dekat rumahnya di kawasan Dadok Tunggul Hitam, Ke­camatan Kototangah.

 ”Saya pulang belanja di kedai dekat rumah juga, eh tiba-tiba perut sakit dan anak keluar. Untuk sempat disambut dan terduduk di jalan,” kata istri dari Feri Fadillah (45) ini saat dida­tangi pengurus DPD Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) Sumbar ke ru­mahnya untuk mengan­tarkan bantuan dari Ketua DPD Gerindra Sumbar An­dre Rosiade.

Lindrawati menyebut­kan, anaknya yang lahir prematur itu tidak ber­tahan lama, hanya tiga hari saja. “Mungkin ini takdir tuhan, dan kami pasrah saja menerimanya. Insya Allah kami tabah dan tetap menjalani hidup seperti biasa,” kata Lindra dan Feri yang saat ini terus berjuang membesarkan tiga anak mereka.

Menurut Lindra, sejak beberapa waktu lalu dia tidak lagi berjualan gore­ngan, karena modal yang tidak ada. Selain itu, pem­beli juga jauh berkurang, karena ekonomi warga di sekitar rumahnya rata-rata sama saja. “Bapak anak-anak juga sudah ja­rang ngojek, karena orde­ran juga sepi,” kata Lindra yang mendapatkan ban­tuan bedah rumah dari dana aspirasi Andre Ro­siade ini.

Jadilah, kata Lindra, saat ini suaminya lebih banyak di rumah memban­tu tukang bekerja membe­dah rumah mereka agar layak huni. “Lumayan un­tuk menghemat biaya tu­kang, karena kami mem­buat rumah sedikit lebih luas dari awalnya. Anak ada tiga, dua perempuan,” kata Lindra yang bersyu­kur mendapatkan tamba­han dana untuk modal dari Andre Rosiade.

Feri menyebutkan, saat anaknya lahir dan me­ning­gal, kondisi ekonomi mere­ka sedang susah betul. Istri tak berjualan gorengan, dia juga tidak mengojek. “Alhamdulillah, hari itu ada tetangga yang membantu dan juga keluarga. Seka­rang ada pak Andre Rosia­de yang memberikan kami uang dan sembako,” kata Feri yang mengaku sangat mengidolakan sosok Pra­bowo Subianto dan Andre Rosiade.

Feri dan Lindra berteri­ma kasih atas bantuan Andre Rosiade yang tidak putus-putus kepada keluar­ganya. “Kami doakan pak Andre dan keluarga sehat selalu dan bisa terus mem­bantu masyarakat banyak. Kami benar-benar salut kepada perjuangan pak Andre untuk masyarakat Sumbar,” kata Feri usai menerima bantuan yang diserahkan Wakil Ketua DPD Gerindra Sumbar Nur­­haida, Zulkifli (wakil sek­retaris) dan Rina Shin­tya (wakil bendahara).

Nurhaida yang juga Sekretaris PD PIRA (Pe­rem­puan Indonesia Raya) Sumbar mengaku prihatin dengan kondisi keluarga Feri di Dadok Tunggul Hi­tam. “Awalnya memang kami masukkan data bedah rumah saja. Tapi, karena ada kondisi yang men­de­sak dan anak mereka yang baru lahir juga meninggal, ketua Andre Rosiade me­nambah dengan uang tunai dan sembako,” kata Nur­haida.

Andre Rosiade yang juga anggota DPR RI asal Sumbar sangat terharu mendengar kisah keluarga Feri Fadillah. “Semoga bantuan yang sedikit ini bisa meringankan beban keluarga pak Feri. Bisa juga untuk modal berjualan go­rengan kembali. Semoga bedah rumahnya segera tuntas dan rumah jadi la­yak huni,” kata anggota Komisi VI itu. (r)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

0 Comments
scroll to top