Menu

Andre: Prabowo Bisa Kalahkan Jokowi

  Dibaca : 152 kali
Andre: Prabowo Bisa Kalahkan Jokowi
narasumber talkshow— Wasekjen DPP Partai Gerindra Andre Rosiade menjadi salah satu narasumber dalam sebuah talkshow, Selasa (28/11) pagi. Andre diminta mengomentari elektabilitas Prabowo dan Jokowi.

ADINEGORO, METRO – Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) DPP Partai Gerindra Andre Rosiade yakin Prabowo Subianto bisa mengalahkan incumbent Joko Widodo (Jokowi) pada pemilihan presiden (Pilpres) 2019. Karena, hasil survei sejumlah lembaga menyebutkan, tingkat keterpilihan (elektabilitas) kedua kandidat tak jauh berbeda.

”Terakhir, lembaga Poltracking Indonesia baru saja merelis hasil berdasarkan survei nasional terkait peta elektoral 2019. Pada simulasi dua kandidat, elektabilitas Jokowi hanya 53,2 persen, sedangkan Prabowo sudah di angka 33 persen,” kata Andre Rosiade dalam acara talkshow di tvOne, Apa Kabar Indonesia Pagi, Selasa (28/11).

Menurut Andre Rosiade, selisih angka yang cuma 20 persen saja menandakan, rakyat Indonesia masih menginginkan Prabowo memimpin bangsa ini. Membawa perubahan yang nyata. Padahal, Jokowi adalah presiden dan Prabowo tidak sedang menjabat apa-apa. Hanya ketua umum DPP Partai Gerindra. Tentu saja, selisih ini dapat dikatakan sedikit jelang Pilkada 2019.

“Dulu pada Pilpres 2014, ‘modal’ awal Pak Prabowo hanya 3-5 persen saja. Akhirnya mendapatkan suara final 47 persen. Sekarang di angka 33 persen, tentu saja hal itu bisa menjadi ancaman bagi incumbent,” kata Andre pada acara yang juga dihadiri Direktur Eksekutif Poltracking Indonesia Hanta Yuda AR, Wakil Sekjen Partai Golkar Mustafa M Radja dan dipandu presenter TV One Arif Fadil.

Menurut Andre, jika pada Pilpres 2019 kembali dua kekuatan ini bertemu, hasilnya akan lain. Apalagi, di sisa waktu ini, Prabowo terus melakukan komunikasi politik dan turun ke lapangan. Tentunya, hasil elektabilitasnya akan terus menanjak, dan bisa mengalahkan Jokowi.

”Yang perlu diingat saat ini adalah, tren incumbent terus turun. Apalagi dalam survei yang sama, tingkat kepuasan warga terhadap kepemimpinan Jokowi hanya 62 persen. Hal itu hampir sama dengan kepuasan warga DKI pada Pak Ahok dulu. Akhirnya apa? Kita tahu dia kalah,” kata Andre alumni SMAN 2 Padang ini.

Dihubungi terpisah, Andre Rosiade mengatakan, untuk Sumbar 2019, nama Prabowo masih akan memimpin jauh dari Jokowi. Jika 2014 saja kemenangan Prabowo hampir mencapai 80 persen, maka Pilpres depan, dia meyakini akan lebih. Paling tidak, akan melewati angka 80 sampai 85 persen.

”Warga Sumbar atau Kota Padang saya kira masih konsisten dengan pilihan mereka terhadap Pak Prabowo. Karena dia memiliki apa yang dicari oleh orang Sumbar umumnya, memiliki takah dan tokoh. Jadi, Sumbar Insya Allah, masih akan menjadi basisnya Prabowo di Pilpres nanti,” sebut Andre yang disebut-sebut akan maju sebagai calon wali Kota Padang ini.

Sementara itu Hanta Yuda AR menyebut, Joko Widodo dan Prabowo Subianto diprediksi akan bersaing ketat jika keduanya kembali berhadapan langsung (head to head) pada Pemilu Presiden 2019. Apalagi, kini dua partai ini sesuai survei, PDI Perjuangan dan Gerindra, menempati posisi pertama dan kedua.

”Jadi, data sementara yang paling memungkinkan baru bisa dua poros koalisi di 2019. Kecuali, ada dinamika. Dua capres yang paling potensial masih seperti 2014. Sedangkan nama-nama lain yang muncul, seperti AHY, Anies, dan lainnya hanya berkisar di bawah 4 persen,” ujar Hanta Yuda. (d)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional