Menu

Andre Bantu Isolasi Mandiri Keluarga Pasien Covid-19, ”Jangan Dikucilkan, Kita Tolong Bersama”

  Dibaca : 836 kali
Andre Bantu Isolasi Mandiri Keluarga Pasien Covid-19, ”Jangan Dikucilkan, Kita Tolong Bersama”
BERIKAN SEMBAKO— Tim Andre Rosiade mengantarkan sembako untuk masyarakat Lolong Belanti, Kecamatan Padang Barat, pekan lalu

ADINEGORO, METRO
Anggota DPR RI asal Sumbar Andre Rosiade tak ingin masyarakat melupakan keluarga pasien positif terkena virus corona atau covid-19. Karena, penyakit itu bukanlah aib melainkan ujian yang harus dihadapi bersama. Kalau tidak, keluarga akan terpuruk dan berpotensi mengalami hal-hal yang lebih buruk. Andre bertekad akan membantu para keluarga terdampak langsung ini.

Hal itu terlihat saat Andre memberikan bantuan kepada satu keluarga yang tengah melakukan isolasi mandiri di Kelurahan Dadok Tunggul Hitam, Kecamatan Kototangah. Empat orang yang terdiri dari suami istri dan dua anak itu, harus mengurung diri di rumah, pascasalah satu keluarga mereka dipastikan terkena covid-19.

“Kami dapat telepon dari warga sekitar yang menyebutkan, keluarga ini butuh bantuan, karena tidak bisa bekerja dan tidak bisa ke luar rumah. Dia meminta agar kami membantu meringankan beban keluarga itu minimal 14 hari. Untuk itulah, langsung diberikan bantuan yang katanya akan disalurkan dalam bentuk kebutuhan harian oleh tetangganya,” kata anggota Komisi VI DPR RI ini, kemarin.

Saat ini, sebut Andre, sejumlah tetangga keluarga yang tengah mengisolasi diri itu memberikan suplay makanan. Dana yang dikirimkan Andre pun dibelikan dalam bentuk makakan harian yang langsung diantarkan ke rumah keluarga tersebut. “Kami juga tidak membatasi dan ada kawan yang bisa terus dikontak untuk kebutuhan mereka. Selanjutnya, akan diantar, agar mereka tetap bisa fokus di dalam rumah saja,” kata ketua harian DPP Ikatan Keluarga Minang (IKM) ini.

Andre berharap, masyarakat tidak mengucilkan pasien covid-19, keluarganya, sampai tenaga medis yang mengobati dan merawat. Apalagi tidak memberikan izin dalam memakamkan korban wabah mematikan ini. “Kita harus bersimpati dan saling membantu meringankan beban mereka. Jangan malah ditambah dengan pengucilan, apalagi pengusiran,” kata Andre yang terus mendatangkan bantuan untuk masyarakat dan tenaga medis di Sumbar.

Andre juga berharap, tidak ada lagi masyarakat yang menolak pemakaman jenazah yang positif covid-19 ataupun masih dalam status pasien dalam pemantauan (PDP). Karena, pemakaman telah dilakukan secara standar dan tidak akan menyebarkan virus ke tempat lain. “Apalagi, sudah ada penelitian, virus corona tidak lagi bisa hidup kalau inangnya (manusianya, red) sudah meninggal,” kata Andre Rosiade yang juga ketua DPD Partai Gerindra Sumbar.

Warga sekitar lokasi, Deri menyebutkan, sengaja mengontak Andre Rosiade untuk membantu keluarga yang sedang mengisolasi diri ini. Pasalnya, kemungkinan untuk memenuhi kebutuhan hidup mereka akan sulit saat tidak bisa bekerja. Beruntung, Andre dengan cepat merespon dan langsung mengirimkan bantuan yang dihandel oleh tetangga keluarga itu.

“Kami sadar tidak boleh mengucilkan keluarga korban, tapi kita tidak juga mungkin berinteraksi langsung dengan mereka. Karena itulah, kami memintakan bantuan untuk meringankan beban keluarga pasien. Alhamdulillah, Andre Rosiade mau membantu dan kami rasa cukuplah untuk dua minggu. Selain itu, juga ada warga yang membantunya,” katanya.

Deri mengatakan, satu keluarga itu sudah dilaporkan ke Pemko Padang dan telah menjalani pemeriksaan swab. “Kami langsung laporkan dan tanggapan Pemko Padang cukup baik. Kemarin sudah dites keempatnya. Semoga hasilnya negatif dan mereka bisa berusaha seperti semula,” katanya. (r)

Editor:
Tags
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Fanpage Facebook

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional