Close

Ancak Jeng Meli Masuk TTG Tingkat Nasional 2022

Wali Kota Pariaman H GEnius Umar menyatakan alat pencetak kerupuk jengkol dan melinjo model tuas (Ancak Jeng Meli) Kota Pariaman masuk seleksi final penilaian lomba Teknologi Tepat Guna (TTG) tingkat nasional tahun 2022.

PARIAMAN, METRO–Wali Kota Pariaman H GEnius Umar menyatakan alat pencetak kerupuk jeng­kol dan melinjo model tuas (Ancak Jeng Meli) Kota Pa­riaman masuk seleksi final penilaian lomba Teknologi Tepat Guna (TTG) tingkat nasional tahun 2022.  Untuk kategori TTG unggulan, Kota Pariaman satu-satu­nya yang mewakili Provinsi Sumbar masuk tingkat nasional yakni “Ancak Jeng Meli” prakarya siswa dari SMAN2 Pariaman  yakni Razif Putra Dewilson, Foura Putri Dealini dan Sabrina Oktavia yang dinilai langsung oleh tim juri nasional secara daring.

Genius Umar sangat mendukung lomba TTG ting­kat nasional yang di­pra­karsai oleh siswa SMAN2 Pariaman dengan nama “Ancak Jeng Meli”. “Semoga hasil karya TTG ini, bisa digu­nakan oleh ma­syarakat yang mempro­duksi emping melinjo dan jengkol,” kata Genius U­mar, kemarin.

Dengan karya yang dilakukan oleh siswa tersebut lanjut Genius Umar mendapat dukungan dan menjadi juara ditingkat nasional. “Kalau mendapat juara ditingkat nasional maka kita jadikan sample serta membuat produk massal untuk Kota Pariaman,” tukas Genius.

Sementara itu, salah satu perancang “Ancak Jeng Meli” Razif Putra Dewison mengatakan bahwa ia sangat senang dan bahagia sekali karena tim juri sangat mengapresiasi bahkan lembaga-lembaga di Kota Pariaman yakni DPMDes, Dinas Pendidikan dan bapak Walikota  Pariaman mendukung dan telah menyediakan tempat bahkan segala persiapan kami dipenilaian TTG kategori unggulan di Kota Pariaman tingkat nasional. “Ancak Jeng Meli merupakan sebuah alat pencetak keripik jengkol dan melinjo yang bertujuan untuk mempermudah para UMKM lebih tepatnya para ibu-ibu yang melakukan pencetakan ke­rupuk jengkol dan melinjo,” ulasnya.

Razif Putra Dewison juga menjelaskan bahwa alat tersebut berguna untuk membantu mencetak buah jengkol dan melinjo dengan waktu pencetakan lebih singkat, hasil pencetakan lebih rata, biaya ren­dah dan mudah dibuat serta dipergunakan. “Semoga alat tersebut dapat meningkatkan pendapatan keluarga, pendapatan da­erah dan bahkan pendapatan negara. Kami juga berharap apa yang dipresentasikan tadi kepada tim juri bisa diterima dan juara tingkat nasional,” tambahnya mengakhiri. (efa)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

0 Comments
scroll to top