Menu

Anak Minta Jajan, Ayah Bejat Minta “Jatah”

  Dibaca : 894 kali
Anak Minta Jajan, Ayah Bejat Minta “Jatah”
PELAKU CABUL— Ayah bejat berinisial AK (51) ditangkap jajaran Satreskrim Polresta Padang atas kasus pencabulan terhadap anak kandungnya.

PADANG, METRO
Tega mencabuli anak kandung-nya, seorang ayah yang sehari-hari bekerja sebagai sopir truk ditangkap jajaran Satreskrim Polresta Padang di kawasan Sungai Beremas, Kecamatan Lubuk Kilangan, Jumat (21/8) sekira pukul 23.30 WIB. Sebelum ditangkap, ayah bejat itu sempat berusaha melarikan diri dengan berpindah-pindah untuk menghilangkan jejak.

Dari hasil pemeriksaan, terungkap aksi pencabulan yang dilakukan pelaku berinisial AK (51) itu terjadi berulang kali dan bertahun-tahun dengan modus memberikan uang jajan kepada anak perempuannya yang masih berstatus pelajar. Namun, korban berinisial RA (16) yang tak tahan lagi menjadi budak nafsu ayah kandungnya, memberanikan diri bercerita kepada kakak tirinya.

Mendengar cerita korban, kakak tirinya yang merasa kasihan dengan korban, kemudian memberitahukan kepada ibu kandung korban. Kontan saja, ibu korban yang tak terima atas perbuatan suaminya itu, kemudian melapor ke Polresta Padang. Dalam lebih satu bulan melakukan perburuan, pelaku pun akhirnya berhasil ditangkap dan dijebloskan ke sel tahanan untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.

Kasat Reskrim Polresta Padang, Kompol Rico Fernanda, aksi bejat laki-laki inisial AK (51) terhadap anak kandungnya itu terakhir kali dilakukan pada Sabtu (18/7) lalu, sekitar pukul 13.30 WIB. Pelaku ditangkap berdasarkan laporan polisi nomor LP/377/B/VII/2020/SPKT Unit II, tanggal 20 Juli 2020, yang dilaporkan oleh ibu korban inisial GS (41), merupakan istri dari tersangka sendiri.

“Kemudian pada Jumat (21/8) dilakukan penangkapan terhadap tersangka yang saat itu tengah berada di lokasi tersebut tanpa melakukan perlawanan. Selanjutnya pelaku dibawa ke Polresta Padang untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut dan dilakukan penahanan di sel tahanan Polresta Padang,” kata Kompol Rico, Sabtu (22/8).

Ditegaskan Kompol Rico, perbuatan tersangka diatur dalam Pasal 76 E Jo pasal 82 UU RI Nomor 17 tahun 2016, tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti UU RI Nomor 1 tahun 2016, tentang Perubahan Kedua Atas UU RI No.23 tahun 2002, tentang Perlindungan Anak Menjadi Undang-undang ”Ancaman maksimalnya 15 tahun kurungan penjara.

“Korban dalam peristiwa tersebut adalah anak kandungnya sendiri berinisial RA (16), yang mengaku menerima perbuatan cabul sejak beberapa tahun terakhir. Modus yang digunakan pelaku yang bekerja sebagai sopir truk adalah saat sang anak meminta uang, maka ia meraba bagian tubuh korban, hingga penetrasi,” jelas Kompol Rico.

Kompol Rico menuturkan, terungkapnya perbuatan bejat pelaku berawal, ketika korban menceritakan kepada kakak tiri korban bahwa pelaku yang merupakan ayah kandungnya sendiri sering melakukan perbuatan cabul dan bahkan telah menyetubuhinya, seperti layaknya suami istri.

“Kakak tiri korban kemudian melaporkan hal tersebut kepada ibu kandung korban dan melaporkan kejadian tersebut ke pihak kepolisian untuk menangkap pelaku. Namun karena tahu dirinya telah dilaporkan, pelaku ini diketahui sering berpindah-pindah tempat untuk mengelabui kami, sebelum akhirnya di tangkap lebih kurang satu bulan setelah adanya laporan tersebut,” tukas Kompol Rico. (r)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional