Menu

Amril Amin Ajak Orang Tua Lebih Awasi Anak

  Dibaca : 56 kali
Amril Amin Ajak Orang Tua Lebih Awasi Anak
SERAHKAN BANTUAN— Wakil Ketua DPRD Padang Amril Amin menyerahkan bantuan kepada pengurus Mushalla Nurul Ilmi, Kelurahan Matoaia, Kecamatan Padang Selatan.

MATOAIA, METRO
Wakil Ketua DPRD Padang Amril Amin melaksanakan Safari Ramadhan di Mushalla Nurul Ilmi, Kelurahan Matoaia, Kecamatan Padang Selatan. Safari Ramadhan merupakan kegiatan menjalin dan mempererat silaturahmi antara pengurus, jamaah dan wakil rakyat yang berada di sekitar lingkungan masjid dan mushalla.

“Kegiatan Safari Ramadhan, kita juga mendengarkan permasalahan yang ada di tengah masyarakat serta apa-apa yang dibutuhkan untuk diperjuangkan,” kata Amril Amin.

Amril Amin yang digadang-gadang bakal mengisi posisi Wakil Wali Kota Padang mengajak masyarakat untuk senantiasa menjaga anak-anaknya dari pergaulan yang tidak baik yang nantinya bisa menjerumuskan ke penyalahgunaan narkoba, perjudian, tawuran dan lainnya.

“Mari kita jaga anak-anak kita dari kenakalan semacam narkoba, perjudian, tawuran dan sebagainya. Mari kita ajak mereka meramaikan masjid atau mushalla,” paparnya.

Ia berharap dengan aktifnya anak-anak di masjid dan mushalla, maka generasi muda bisa terhindar dari kenakalan remaja.

Amril Amin pun meminta agar masyarakat tidak ragu untuk menyampaikan apa-apa yang dibutuhkan warga di daerahnya itu. Dengan tangan terbuka akan menampung aspirasi masyarakat.

“Jika bisa kita bantu akan kita bantu. Kalau bisa diperjuangkan melalui APBD dan sebagainya. Kalau untuk masyarakat saya ikhlas untuk berbuat,” katanya.

Ia juga mengimbau agar masyarakat selalu mematuhi protokol kesehatan dalam aktivitas keseharian. “Pandemi Covid-19 ini masih ada. Mari kita selalu waspada dan patuhi protokol kesehatan,” lugas Amril Amin.

Sementara itu, Camat Padang Selatan Teddy Antonius mengatakan saat ini kasus Covid-19 di Padang kembali merangkak naik. Jika sebelumnya Padang sudah berstatus zona kuning, kini kembali naik.

“Kini kita sudah kembali ke zona oranye. Itu artinya bisa jadi terjadi pembatasan sosial lagi. Aktivitas sekolah tatap muka harus dihentikan kalau oranye. Beruntung kini tidak ada aktivitas sekolah, meski ada Pesantren Ramadhan. Namun kita imbau masyarakat benar-benar taat akan prokes tersebut,” kata Teddy.

Dikatakan, saat ini, aparat gabungan Polrestas, Satpol PP dibantu TNI hampir setiap hari melakukan operasi Yustisi Protokol Kesehatan sesuai Perda No 6 Tahun 2020. “Dalam Perda itu, jika kedapatan melanggar Prokos, maka ada sanksinya.

Jika sekali mendapat teguran dan sanksi sosial berupa membersihkan fasilitas umum. Kedua kali mendapat sanksi denda sebesar Rp250 ribu dan jika masih juga terjaring ketiga kali, maka akan mendapat sanksi kurungan selama tiga hari. Jangan sampai warga kita nanti merasakan dinginnya sel tahanan yang disediakan Polresta karena melanggar Perda tersebut,” paparnya. (ade)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional