Menu

Ambulans Tabrak Mati 2 Pria

  Dibaca : 2954 kali
Ambulans Tabrak Mati 2 Pria
AMBULANS MAUT— Satu unit ambulans digunakan untuk menabrak mati dua orang pengendara di Sawahan Dalam III, Kelurahan Sawahan, Padang Timur, Senin (10/9) sekitar pukul 04.00 WIB.

PADANG, METRO – Warga Sawahan Dalam III, Kelurahan Sawahan, Kecamatan Padang Timur, digegerkan dengan ditemukannya dua pria pengendara sepeda motor tewas mengenaskan setelah ditabrak dengan sengaja oleh ambulans, Senin (10/9) sekitar pukul 04.00 WIB. Disinyalir, sebelum ditabrak sempat terjadi cekcok antara kedua korban dengan sopir ambulans.

Korban Taufik Hidayat (32) dan Royal (20) saat ditemukan dalam kondisi sudah meninggal dunia dengan luka parah pada bagian kepala dan bagian dadanya. Bahkan, salah satu korban kepalanya pecah. Kedua korban dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Polda Sumbar.

Satreskrim Polresta Padang yang mendapatkan informasi adanya pembunuhan itu langsung mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Sampai tadi malam masih melakukan pengejaran terhadap ketiga pelaku yang sudah diketahui identitasnya.

Pihak kepolisian juga sudah mengamankan satu unit mobil ambulans jenis Minibus Granmax warna putih dengan nomor polisi BA 1061 BI yang digunakan pelaku menabrak korbannya. Mobil itu ditinggalkan oleh ketiga pelaku di tepi jalan dan satu unit sepeda motor Honda Blade warna hitam orange BA 5267 AD yang dikendarai kedua korban.

Kejadian itu diduga berawal sekitar pukul 01.00 WIB, antara kedua korban dengan pelaku sopir ambulans sempat terjadi pertengkaran di lingkungan RSUD M Djamil Padang di Jalan Perintis Kemerdekaan, Jati, Padang Timur. Pertengkaran itu tidak dapat diselesaikan sehingga terus berlanjut.

Sekitar pukul 01.27 WIB. pelaku bersama dua temannya mengendarai ambulans melihat kedua korban mengendarai sepeda motor di Jalan Sawahan Dalam III. Saat itulah, pelaku memacu laju ambulans dengan kecepatan tinggi dan langsung menabrak sepeda motor korban.

Kedua korban terpental dan terjatuh dari sepeda motornya, mengalami luka parah pada bagian kepalanya. Kedua korban tergeletak bersimbah darah. Tidak hanya sampai di situ saja, ketiga pelaku kemudian turun dari mobil ambulans dan langsung mengejar korban.

Membawa linggis dan kayu, ketiga pelaku menganiaya korban yang sudah kritis hingga kedua korban meninggal dunia. Warga yang mendengar adanya benturan keras, berkeluaran dari dalam rumah dan melihat adanya aksi pembunuhan itu.

Melihat warga mulai ramai, ketiga pelaku berlari dan masuk ke dalam ambulans. Warga sempat berusaha menghalangi, namun pelaku langsung kabur menggunakan mobil ambulans yang sudah ringsek akibat menabarak sepeda motor korban dan menabrak mobil milik warga yang sedang terparkir.

Warga kemudian menghampiri kedua korban yang sudah meninggal dunia. Warga yang merasa iba, kemudian dibawa oleh warga ke Rumah Sakit Bhayangkara Polda Sumbar. Warga juga melaporkan kejadian itu kepada Polresta Padang.

Kasat Reskrim AKP Edriyan Wiguna mengatakan, dari hasil penyelidikan, diduga pelaku sengaja menabarak korbannya yang menggunakan sepeda motor. Terkait kasus itu pihaknya sudah menurunkan anggota untuk melakukan pengejaran terhadap ketiga pelaku yang diperkirakan sudah kabur dari Kota Padang.

“Ketiga pelaku sudah kita ketahui identitasnya. Untuk motifnya kita belum ketahui pasti. Dari hasil olah TKP, memang ada unsur kesengajaan pelaku menabrakkan ambulans itu ke sepeda motor yang ditumpangi kedua korban. Akibat kejadian itu, dua orang meninggal,” kata Edriyan.

Edriyan menambahkan, dari hasil pemeriksaan saksi-saksi, pihaknya juga mendapatkam informasi sebelum terjadinya aksi pembunuhan itu, antara korban dengan pelaku sempat terjadi pertengkaran, hingga pelaku bertemu dengan korban di lokasi kejadian.

”Jadi, pelaku saat itu sedang mengemudikan ambulans bersama temannya. Di lokasi pelaku melihat kedua korban sedang mengendarai sepeda motor dan langsung menabrakkan mobil ambulans yang dikemudikannya ke sepeda motor korban hingga kedua korban terjatuh dari sepeda motornya,” ungkap Edriyan.

Edriyan menjelaskan, tidak hanya menabrak kedua korban, setelah itu pelaku bersama temannya turun dari mobil ambulans dan kemudian kembali menganiaya kedua korban yang sudah kritis hingga kedua korban menggunakan benda keras hingga kedua kornan meninggal dunia.

”Kita akan terus lakukan penyelidikan atas kasus ini hingga terungkap nantinya. Kalau sudah ditangkap, motif pembunuhan itu juga akan terungkap. Mudah-mudahan saja dalam waktu dekat para pelakunya bisa ditangkap,” pungkasnya. (rgr)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional