Menu

Ambil Mainan, Balita Mengambang di Sungai

  Dibaca : 1195 kali
Ambil Mainan, Balita Mengambang di Sungai
PENCARIAN— Tim Rescue BPBD Sijunjung melakukan pencarian korban hanyut yang ditemukan Minggu (22/4) pagi.

SIJUNJUNG, METRO – Jangan biarkan anak bermain di luar rumah tanpa pengawasan. Bisa saja hal buruk terjadi pada buah hati kita. Seperti halnya yang terjadi di Nagari Tanjung Keling, Kecamatan Kamang Baru, Kabupaten Sijunjung, Sabtu, (21/4) kemarin. Balita bernama Baim (3) hanyut terseret arus sungai.

Saat itu, Baim tengah bermain bersama kakaknya di dekat sungai dan akhirnya ditemukan dalam keadaan sudah tidak bernyawa pada Minggu (22/4). Awalnya, saat asyik bermain, mainan Baim terjatuh ke dalam sungai dan ia pun berusaha untuk mengambilnya sendirian. Masuk ke dalam sungai hingga akhirnya hanyut terseret arus sekitar pukul 16.00 WIB.

Melihat adiknya tenggelam, kakak korban pun meminta pertolongan kepada warga sekitar, kemudian melakukan pencarian. Orang tua dan warga sekitar mencoba mencari, tapi tak bertemu. Selanjutnya melapiorkan ke petugas.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sijunjung, Hardiwan mengatakan, setelah mendapat laporan adanya orang yang hanyut, pihaknya langsung menurunkan anggota untuk melakukan pencarian.

”Dibantu pihak kepolisian dan warga setempat, kami turun. Namun, karena situasi dan medan yang cukup sulit, korban tidak ditemukan pada hari itu dan kita melanjutkan pencarian di hari selanjutnya,” kata Hardiwan, Minggu (22/4).

Minggu sekitar pukul 07.00 WIB, korban hanyut tersebut ditemukan di Lubuk Beringin dalam keadaan mengambang di permukaan sungai, yang berjarak sekitar 5KM dari lokasi korban tenggelam. ”Pencarian pun berbuah hasil. Korban berhasil ditemukan sekitar 5KM dari lokasi kejadian. Kemudian dilakukan evakuasi dan dibawa kerumah duka di Nagari Tanjung Kaliang,” ujarnya.

Pihaknya mengimbau kepada masyarakat agar melakukan pengawasan terhadap anak jika bermain di luar rumah, apalagi membiarkan anak bermain dipinggiran sungai. Karena hal tersebut bisa saja menyebabkan terjadinya hal yang tidak diinginkan kepada anak.

“Perlunya pengawasan orang tua terhadap anak ketika bermain di luar rumah, apalagi di tepi sungai. Semoga hal serupa tidak terulang lagi, dan pihak keluarga diberi ketabahan,” katanya. (e)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional