Close

Alokasi Pupuk Bersubsidi Padangpanjang, 110 Ton Urea dan 80 Ton NPK

Awal tahun ini Kota Padang Panjang mendapatkan alokasi pupuk bersubsidi sebanyak 110 ton Urea dan 80 ton NPK dari Dinas Pertanian Provinsi Sumatera Barat.

PADANG PANJANG, METRO–Awal tahun ini Kota Padang Panjang mendapatkan alokasi pupuk bersubsidi sebanyak 110 ton Urea dan 80 ton NPK dari Dinas Pertanian Provinsi Su­matera Barat.

Kepala Dinas Pangan dan Pertanian (Dispangtan), Ade Nefrita Anas, M.P, Senin (21/2) mengatakan, jatah pupuk ber­subsidi ini nantinya diedarkan kepada kelompok tani yang telah menyusun Rencana De­finitif Kebutuhan Kelompok Tani (RDKK) setahun sebelum pem­belian pupuk.

“Berdasarkan RDKK, untuk Urea kita mendapat alokasi 40% dari kebutuhan dan NPK 27 % dari kebutuhan. Kita telah menginformasikan kepada pe­tani untuk menebus keter­sediaan yang ada saat ini dan berupaya menambah alokasi ke provinsi,” katanya.

Dikatakannya lagi, ber­dasarkan pengalaman tahun lalu, Kota Padang Panjang mendapatkan tambahan. Ke­mudian satu-satunya daerah di Sumbar dengan jumlah pupuk bersubsidi sesuai per­mintaan.

Harga pupuk bersubsidi, lanjut Ade, Urea Rp 2.250/kg, NPK Rp 2.300/kg. Petani bisa mendapatkan di pengecer res­mi “Mitra Usaha Tani” di Kelu­rahan Sigando, Ke­ca­matan Padang Panjang Ti­mur.

Dijelaskan Ade, masing-masing kabupaten dan kota dialokasikan pupuk bersubsidi berdasarkan pupuk yang di­dapat provinsi melalui SK menteri pertanian. Se­men­tara Kementerian Pertanian men­dapatkan alokasi dari Kemen­terian Keuangan. (rmd)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

0 Comments
scroll to top