Menu

Alhamdulillah, Jalan Kampung Pinang sudah Mulus

  Dibaca : 140 kali
Alhamdulillah, Jalan Kampung Pinang sudah Mulus
SUDAH MULUS— Jalan Kampung Pinang yang dulu rusak parah dan sempat ditanam pohon pisang, sekarang kondisinya sudah bagus dan mulus. (wista yuki/posmetro )

LAMBUNG BUKIK, METRO – Jalan Kampung Pinang sekarang sudah bagus dan mulus. Sebelumnya, jalan ini mengalami kerusakan cukup parah, sehingga sempat ditanam pohon pisang oleh warga sebagai bentuk protes kepada pemerintah.

Akhirnya jalan yang menghubungkan Kuranji dengan Pauh ini dikerjakan perbaikannya oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) sejak Juni lalu. Sejak beberapa minggu ini, arus kendaraan di Jalan Kampung Pinang terlihat lancar karena tidak adanya lagi kerusakan.

Pantauan POSMETRO, Selasa (12/11), jalan tembus dari Kuranji menuju Kampus Unand ini sudah dilengkapi dengan marka jalan. Namun di setiap melewati jembatan, ruas jalan terlihat menyempit, sehingga tidak bisa dilalui oleh kendaraan roda empat bila berpapasan.

Selain itu, dari arah simpang Kuranji, ditemukan polisi tidur berupa tali kapal yang dibentangkan di jalan. Dari arah Kelurahan Lambuk Bukik tidak ditemukan tali yang melintang di jalan tersebut.

Salah seorang warga Kuranji, Al (40) mengatakan, dipasangnya tali kapal ini agar pengendara tidak memacu kendaraannya dengan kecepatan tinggi. Sebab, karena jalan sudah bagus dan mulus, biasanya pengendara akan melaju dengan kencang.

Namun begitu, Al sangat bersyukur dengan kondisi Jalan Kampung Pinang saat ini yang sudah mulus. Kondisi ini sangat jauh berbeda dengan beberapa waktu lalu yang rusak parah dan berlubang.

“Kami sebagai warga sekitar sangat bersyukur dengan sudah bagusnya Jalan Kampung Pinang ini. Apalagi jalan ini merupakan jalur alternatif dari Kuranji ke Unand,” ujarnya.

Warga lainnya, Lela (54) berharap pemerintah untuk menghidupkan lampu penerangan jalan umum (JPU). Sebab menurutnya, saat malam hari tidak ada penerangan dari JPU dan hanya mengandalkan dari lampu-lampu dari rumah warga. “Padahal lampunya PJU-nya sudah ada, tapi tidak hidup. Kondisi ini tentu membahayakan warga saat malam hari, apalagi kendaraan melaju kencang,” bebernya.

Selain itu, Lela juga mengharapkan kepada pemerintah, agar ada akses angkutan kota (angkot) yang melewati Jalan Kampung Pinang, mulai dari Kuranji hingga ke Lambuk Bukik.

“Selama ini saya kalau ke Pasar Raya, terpaksa naik ojek ke Pasar Baru atau ke simpang Kuranji untuk bisa naik angkot. Untuk menunggu ojek saja, butuh waktu lama,” tukas Lela yang juga bersyukur dengan bagusnya Jalan Kampung Pinang.

Kabid Bina Marga Dinas PUPR Kota Padang Hendri Viton mengatakan, pengerjaan perbaikan jalan Kampung Pinang sepanjang 2 km tersebut sudah selesai sejak seminggu yang lalu. Kemudian terkait adanya penyempitan jalan saat di jembatan, sebab saat ini yang ada hanya anggaran untuk pengerjaan jalan.

“Nanti akan ada pengerjaan pelebaran jembatan,” sebutnya.

Selanjutnya, harapan warga untuk menghidupkan JPU, ia meminta warga untuk menyampaikannya ke bagian PJU. Atau bisa menyampaikannya saat musyawarah rencana pembangunan (musrenbang).

Sebelumnya, pada 26 Desember 2018 lalu, warga turun ke jalan melakukan aksi menanam puluhan batang pohon pisang di sepanjang ruas jalan tersebut. Ini dilakukan warga karena merasa bosan sudah berulangkali menyampaikan aspirasi untuk perbaikan Jalan Kampung Pinang tersebut, namun tak kunjung direspon. (uki)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Fanpage Facebook

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional