Menu

Alat Penanak Nasi Korslet, Rumah Permanen Membara

  Dibaca : 185 kali
Alat Penanak Nasi Korslet, Rumah Permanen Membara
SEMPROTKAN AIR—Petugas Damkar melakukan penyemprotan air untuk memadamkan api yang membakar satu unit rumah di Kelurahan Dadok Tunggul Hitam.

PADANG, METRO
Diduga akibat alat penanak nasi mengalami korsleting lsitrik, satu unit rumah permanen di Jalan Hidayah RT 2 RW 5, Kelurahan Dadok Tunggul Hitam, Kecamatan Koto Tangah mengalami kebakaran, Rabu (15/7) sekitar pukul 11.00 WIB. Meskipun tidak menimbulkan korban jiwa, namun pihak kepolisian memperkirakan kerugian materil yang diderita oleh pemilik rumah ditaksir mencapai Rp 200 juta.

Setidaknya, 6 unit armada serta puluhan personel Damkar Kota Padang dikerahkan untuk memadamkan api yang berhasil dijinakkan sekitar pukul 11.50 WIB. Rumah permanen yang habis dilahap si jago merah tersebut diketahui dihuni oleh seorang perempuan bernama Deva (25) yang diketahui kedua orang tuanya berada di Jakarta.

Seorang wanita yang merupakan warga sekitar mengatakan, api mulai membesar di ruang tengah bangunan. Namun saksi yang engan disebutkan namanya itu tidak diketahui sumber api bermula dari mana.

“Di ruang tengah kelihatan awalnya, tapi penyebab api engga tahu saya. Rumah itu dihuni seorang anak remaja perempuan, orang tuanya di Jakarta. Tinggal sama sepupunya,” ujar wanita yang enggan disebutkan namanya itu.

Diakuinya, saat kebakaran melanda masyarakat setempat ketakutan. Sebab, lokasi kebakaran merupakan kawasan padat penduduk. “Ya kami di sini takut kan, anak-anak kecil di sini ramai. Untung cepat datang petugas,”ucapnya.

Sementara itu, informasi yang didapat di lokasi kejadian, kebakaran ini diduga dipicu akibat korsleting listrik. Hal ini sesuai dari pengakuan penghuni rumah kepada Ketua RT setempat yang mengatakan ketika itu sedang menggunakan penanak nasi listrik untuk menanak nasi.

“Kata korban, ada bau menyengat di alat penanak nasi. Sudah dicabutnya colokan, merasa aman anak ini pergi. Ternyata api sudah besar aja lagi,” kata Ketua RT setempat bernama Muhzar.

Terpisah, Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Kota Padang, Dedi Henidal mengatakan, rumah tersebut kemungkinan juga dijadikan warung agen pengisian ulang tabung gas. Beruntung pihaknya yang cepat datang ke lokasi dapat mengamankan tabung gas tersebut ke luar bangunan.

“Tadi ada motor dua unit di dalam, tapi dapat diselamatkan. Kebakaran ini hanya menghanguskan satu unit rumah permanen,” kata Dedi.

Dijelaskan Dedi, pihaknya belum bisa memastikan secara pasti penyebab awal munculnya api. Sepenuhnya, kasus ini diserahkan pihak kepolisian untuk dilakukan penyelidikan. (r)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional