Close

Alat Ekskavator TPA Aiadingi Rusak, Pembongkaran Sampah Terganggu, Puluhan Truk Antre

ANTREAN TRUK SAMPAH— Truk pembawa sampah harus mengantre di jalan masuk menuju TPA Aiadingin. Ini diakibatkan alat ekskavator yang rusak sehingga mengganggu proses pembongkaran sampah sejak Rabu (10/3) hingga Kamis (11/3).

AIADINGIN, METRO
Kerusakan alat ekskavator membuat puluhan truk pembawa sampah ke Tempat Pembuangan Akhir ( TPA) Aiadingin, harus antre membongkar sampah di Tempat pemprosesan TPA yang berada di Kelurahan Balai Gadang, Kecamatan Kototangah itu.

Informasi yang dihimpun, rusaknya alat ekskavator di TPA Air Dingin terjadi pada Rabu (10/3) sekitar pukul 16.30 WIB. Rusaknya alat ekskavator itu disebabkan karena salah satu selang pada alat tersebut bocor.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Padang, Mairizon membenarkan terjadi kerusakan pada alat ekskavator di TPA Aiadingin yang mengakibatkan terganggunya aktivitas bongkar sampah di sana.

“Ya benar ada gangguan pada aktivitas bongkar sampah di TPA Aiadingin karena alat ekskavator rusak sejak Rabu sore dan sampai Kamis ini,” kata Mairizon melalui ponselnya, Kamis (11/3).

Mairizon menyebutkan, kerusakan alat ekskavator tersebut terjadi karena ada salah satu kabel pada alat itu yang bocor sehingga tidak bisa berfungsi. Menanggapi permasalahan itu, pihaknya telah menghubungi teknisi untuk melakukan perbaikan.

“Alat yang berada di TPA Aiadingin itu ada dua unit yakni alat dozer dan ekskavator. Kerusakan ini tidak pertama kali terjadi karena alat itu terus digunakan untuk beroperasi di TPA Aiadingin,” terangnya.

Ia menambahkan, rusaknya alat ekskavator mengakibatkan antrean truk pengangkut sampah di jalan menuju pintu masuk TPA. Hal itu terpaksa dilakukan karena mencegah terjadinya penumpukan sampah selagi alat ekskavator rusak.

“Ya truk pembawa sampah memang harus mengantre karena kalau dipaksakan masuk ke dalam TPA takutnya nanti akan menghambat akses jalan ke sana. Ada sekitar 36 truk yang menunggu untuk dibongkar,” tuturnya.

Lebih lanjut Mairizon menyampaikan, dengan rusaknya alat ekskavator itu tentu berdampak terhadap aktivitas pengangkutan sampah dan pembongkaran sampah. Namun ia mengaku, gangguan yang dialami tidak terlalu signifikan.

“Gangguan itu pasti, namun sampah-sampah yang berada di TPS ataupun sampah yang ada di masyarakat sudah kami angkut semua hari ini, jadi gangguannya hanya pada proses pembongkaran,” kata Mairizon.

Untuk mengatasi permasalah tersebut, Mairizon mengungkapkan, tim teknisi saat ini sudah melakukan upaya perbaikan pada selang alat ekskavator yang bocor dengan cara membeli sejumlah onderdil baru dan lainnya.

“Kebetulan hari ini bertepatan dengan hari libur nasional, maka ada sedikit kendala membeli alatnya,” tandas Mairizon.

Pengerjaan perbaikan alat esksavator sendiri berhasil dilakukan setelah tim teknisi memperbaiki alat itu dalam waktu sekitar 30 menit. Aktivitas bongkar sampah di TPA Airdingin kembali beroperasi seperti biasanya. (hen)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

0 Comments
scroll to top