Close

Aksi Balap Liar Meresahkan Tim 7 Amankan 29 Kendaraan

BALAP LIAR— Aksi balapan liar di Kota Payakumbuh cukup meresahkan belakangan, sehingga Tim 7 mengamankan 29 kendaraan dalam suatu razia kemarin.

PAYAKUMBUH, METRO – Tim 7 Kota Payakumbuh terus melakukan penertiban aksi balap liar di sepanjang Kota Randang ini. Setiap malam Minggu ada saja aksi balap liar terutama disepanjang Jalan Sukarno Hatta mulai dari depan SDN 01 hingga simpang terminal Koto Nan IV.

Minggu (20/1) dinihari pukul 03.00-05.00 menjelang sholat Subuh, Tim 7 yang terdiri dari TNI, Polri dan POl PP berhasil mengamankan 29 unit kenderaan yang digunakan para ABG untuk aksi balap liar dan juga kenderaan penonton ke-Polsekta Payakumbuh untuk proses lebih lanjut. Bahkan saking gencarnya razia dilakukan oleh Tim penegak Perda ini, sedikitnya satu bulan ada sebanyak 50 unit kenderaan bermotor diamankan.

Aksi balap liar di sepanjang Kota Payakumbuh terutama di Jalan Sukarno Hatta ini sudah sangat meresahkan masyarakat sekitar. Bahkan sebahagian masyarakat tampak kesal dengan aksi bising dari knalpot motor balap liar ini, hingga mencurahkan kekesalan lewat akun media sosial. Dan sebahagian masyarakat juga langsung melaporkan kepada Pemerintah Kota terutama Sat Pol PP.

”Menyikapi laporan masyarakat dan DPRD Kota terkait aksi balap liar khususnya setiap malam minggu  membuat Tim 7 terus menggencarkan razia. Seperti pada Minggu dini hari kemarin dari jam 03.00 s.d 05.00 subuh.

Dari razia ini sebanyak 29 kendaraan terpaksa diamankan di Polsek Kota. Kendaraan tersebut pada umumnya sudah dimodifikasi seperti knalpotnya, kemudian tidak pakai lampu serta surat-surat yang tidak lengkap,” sebut Kasat Pol PP Payakumbuh, Devitra, Minggu (20/1) kepada awak media.

Disampaikannya, tidak saja kenderaan pelaku aksi balap liar yang diamankan, namun Tim 7 juga membawa motor para penonton yang ada dinihari itu untuk menyaksikan aksi balap liar. “Kendaraan yang diamankan tidak saja pelaku balap liar tapi juga kendran  penonton khususnya di Jalan Soekarno Hatta dari simpang SDN 01  sampai simpang terminal koto nan 4,” jelasnya.

Meski para pelaku balapan liar mengetahui kedatangan Tim 7 yang dipimpin Kasat Pol PP Devitra, Kapolsekta Payakumbuh AKP Julianson,  Kasat Intel Polres AKP Tarmizi,  Kasat Binmas AKP Hikmah, dan Wadanramil Kapten Joni Forta, namun sebahagian personil yang berpakaian preman sudah siap mengamankan pelaku balap liar.

”Yang memudahkan kita melakukan  penertiban adalah karena didukung dengan personil berpakaian preman. Kemudian Tim 7 juga mengerahkan sebanyak 64 orang personil karena dukungan polri yang diturunkan oleh Kapolsek kota yang baru AKP Julianson cukup maksimal yaitu sebanyak 39 orang. Kemudian kenderaan yang diamankan tidak bisa langsung diambil, kita akan panggil orangtuanya masing-masing, dan kenderaan harus kembali standar,” sebut Kasat Pol PP.

Tidak hanya aksi balap liar, Tim 7 juga mengamankan 2 orang remaja umur 17 tahun yang masih nongkrong bersama remaja pria sementara waktu sudah menunjukkan pukul 03.30 WIB.

”Dalam razia juga diamankan 2 orang remaja umur 17 tahun karena masih nongkrong bersama remaja pria padahal jam sudah menunjukkan pukul 03.30 dini hari,” terang Kasat. (us)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

0 Comments
scroll to top