Close

Akomodir Harapan Petani dan Peternak, Dipertahorbunnak Pessel Siapkan Pengadaan

Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan, Pessel Mardianto

PESSEL, METRO–Akomodir harapan petani dan peternak di Kabupaten Pesisir Selatan, Dinas Pertanian, Perkebunan dan Peternakan ( Dispertahorbunnak), Pesisir Selatan menyiapkan berbagai program kegiatan, dan pengadaan dalam pengembangan pertanian dan peternakan di wilayah tersebut.

Ditemui diruang kerjanya, Kepala Dinas Pertanian, Perkebunan dan Peternakan, Pesisir Selatan Mardianto, Jumat (13/5) mengatakan, pada tahun ini Dinas Pertanian, Perkebunan dan Peternakan ( Dispertahorbunnak), Pesisir Selatan melaksanakan beberapa kegiatan pengadaan.

Pengadaan tersebut yaitu, pengadaan 96 ekor sapi pesisir, bibit jengkol 2000 batang dan durian gajah 4000 batang. Ini sesuai harapan dan keinginan Bupati Pesisir Selatan Rusmayul Anwar agar Kabupaten Pesisir Selatan memiliki kearifan lokal, atau ciri khas.

” Selain dilaksanakan Swakola, Pengadaan plasma nutfah dan pertanian serta perkebunan ( Varietas) akan melibatkan kelompok tani dan peternak itu sendiri. Agar ekonomi mereka bisa terbantu, serta kelompok tersebut bisa mandiri. Dan bibit jengkol dan durian nantinya akan bagikan gratis pada kelompok tani tersebar di 15 kecamatan di wilayah nya,” tegas Mardianto.

Pengembangan cloning jengkol saat ini kita fokuskan di daerah Linggo Sari Baganti, Kabupaten Pesisir Selatan, dan jengkol asli Pessel telah disertifikasikan, sementara jenis durian gajah saat ini dikembangkan di daerah Lumpo, Kecamatan IV Jurai, Kabupaten Pesisir Selatan, saat ini menunggu sertifikasi .

Agar pengembangan varietas berjalan sesuai harapan petani dan peternak di Kabupaten Pesisir Selatan, dinas nya kedepan akan menyiapkan demplot. Sekaligus, menyaipkan sekolah lapangan serta pengadan buku panduan bagi para penyuluh lapangan.

” kita juga akan lakukan pendataan berapa banyak irigasi permanen dan sederhana di di Pessel,  Keinginan Bupati kita berkerja memiliki data lengkap,” ungkap Kadis Pertanian dan Peternakan Pessel.

Lanjut Mardianto, sejumlah tantangan serius lainya juga perlu mendapat perhatian berbagai pihak, terutama guna mempertahankan keselestariannya sehingga bisa mendukung pertumbuhan minimal.

Menyikapi tantang tersebut, pemerintah daerah melalui dinasnya telah menyiapkan strategi dan kebijakan yang komprehensif, sistematis, terintegrasi secara vertikal maupun horizontal, berdaya saing dan berkelanjutan, modren dan profesional dengan memanfaatkan inovasi teknologi yang ada.

Walaupun begitu kita tetap akan kembangkan varietas,  dan plasma nutfah lain, seperti itik bayang. Tekuk nya. ( Rio)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

0 Comments
scroll to top