Menu

Akademisi Apresiasi Langkah Cepat Kapolri Menangani Persoalan Mafia Tanah

  Dibaca : 54 kali
Akademisi Apresiasi Langkah Cepat Kapolri Menangani Persoalan Mafia Tanah
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo

JAKARTA, METRO–Akademisi Universitas Indonesia (UI) Yuli Setiono menga­presiasi respons cepat Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo pada persoalan mafia tanah di Indonesia. Kapolri telah membentuk Satgas Anti Mafia Tanah, me­nyikapi persoalan yang mendapat perhatian serius dari Presiden Joko Widodo dan masyarakat secara luas tersebut.

“Salah satunya mafia tanah yang terjadi di Se­marang, Salatiga, Yogyakarta dan Ku­dus.  Langkah jaja­ran Polri dalam mem­berantas ma­fia tanah di sean­tero negeri terus mendapat apre­sia­si ber­bagai kala­ngan,” ujar Yuli da­lam kete­rangan­nya, Minggu (30/5).

“Kami sangat mengapresiasi Pro­gram Presisi Ka­polri Jenderal Listyo Sigit Prabo­wo yang me­nge­depankan pendekatan restorative justice (keadilan restoratif),” kata­nya.

 Director of Training and Assessment Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia itu meyakini, program nyata Kapolri akan membuat wajah pelayanan kepolisian makin profesional di mata masyarakat. Yuli juga me­nyo­roti langkah Polri meluncurkan berbagai aplikasi berbasis tek­nologi informasi.

 Menurutnya, hal tersebut menghasilkan layanan kepolisian lebih mudah diakses masyarakat, cepat, dan terjaminnya trans­paransi hukum.

“Program Presisi tengah  diga­lakkan Kapolri sebagai bentuk program yang identik dengan arahan presiden didukung dengan tek­nologi mutakhir Polri untuk mem­proses setiap perkara hukum, termasuk di dalamnya soal mafia tanah,” tutur dia.

Yuli meyakini adanya monitoring pengaduan terkait kinerja anggota kepolisian, akan me­ningkatkan kepercayaan masya­rakat dan profesionalisme jajaran kepolisian.

Akademisi Universitas Pem­bangunan Nasional Veteran Ja­karta Danis Tri Saputra Wahidin mengamini pandangan Yuli.

“Langkah Polri itu sangat layak untuk diapresiasi masyarakat karena secara nyata dapat me­wujudkan keadilan di tengah-tengah masyarakat,” ujar Danis.

Dosen ilmu politik itu melan­jutkan masyarakat terutama ka­langan akademisi memang harus adil dalam menilai Polri.

 “Saat Polri melakukan langkah yang baik dan mendukung te­r­ciptanya keadilan, wajib dia­presiasi dan didukung, semoga ke depan tidak ada lagi masyarakat yang menjadi korban mafia ta­nah,” katanya.

Sebelumnya, Kapolri me­ngin­struksikan seluruh jajarannya tidak ragu mengusut tuntas kasus-kasus mafia tanah di seluruh Indonesia. “Upaya ini sejalan de­ngan instruksi dari Presiden RI Joko Widodo yang fokus untuk memberantas praktik mafia tanah di Indonesia,” ujar Listyo, be­berapa waktu lalu. Kapolri juga menegaskan kepada jajarannya untuk menindak siapa pun aktor intelektual sindikat mafia tanah.

“Masalah mafia tanah menjadi perhatian Bapak Presiden, saya minta untuk jajaran tidak perlu ragu, proses tuntas, siapa pun beking­nya,” pungkas Listyo.(gir/jpnn)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional