Close

Aisyiyah Pasbar Terima Bantuam Satu Unit Ambulans

BANTUAN AMBULANS—Pengurus Organisasi Wanita Muhammadiyah Aisyiyah Kabupaten Pasaman Barat (Pasbar), saat menerima bantuan satu unit Ambulans dari program insidentil tahap III tahun 2021.

PASBAR,METRO–Organisasi Wanita Muhammadiyah Aisyiyah Ka­bupaten Pasaman Barat (Pasbar), menerima bantuan satu unit Ambulans dari program insidentil Tahap III tahun 2021. Bantuan ini merupakan kerjasama D­PR RI komisi VI melalui anggota dewan Nevi Zuairina dengan BUMN Indonesia dalam hal ini PT Semen Padang Indonesia.

Dalam serah terima bantua CSR itu juga dilakukan pemberian bantuan pembangunan gedung Pa­ud Yayasan Adzkia Atilah Nagari Air Bangis Kecamatan Sungai Beremas, di Masjid Taqwa Tamiang Ujung Gading, Minggu kemari.

Kegiatan dihadiri oleh Ketua TP PKK Pasaman Barat Titi Hamsuardi, Pengurus Muhammadiyah Pas­bar, Pengurus Aisyiyah Pasbar dan Oktoweri Kepala Departemen Komunikasi dan Hukum Perusahaan PT Semen Padang.

Anggota DPR RI Nevi Zuairina mengatakan, bantuan satu unit ambulan dan gedung paud tersebut diharapkan bisa dimanfaatkan oleh masyarakat ba­nyak. Apalagi, saat ini ambulan bukan saja dimanfaatkan untuk mengantar orang sakit atau berduka saja namun juga untuk bantuan kemanusiaan lainnya.

“Gunakanlah ambulan ini dengan baik. Apakah itu untuk mengantarkan ma­syarakat berobat ke rumah sakit, maupun yang sudah sehat dari rumah sa­kit,”ka­ta Nevi Zuairina.

 Ketua TP PKK Pasaman Barat Titi Hamsuardi mengatakan bahwa ma­syarakat Pasbar memang membutuhkan peningkatan pelayanan di bidang kesehatan, salah satunya dengan pengobatan gratis. “Dengan adanya bantuan satu unit ambulan sudah besar manfaatnya oleh masyarakat,”ujarnya.

“Karena pelayanan ke­sehatan itu mencakup semuanya, mulai peningkatan pelayanan dari segi kepuasan masyarakat, pe­ngo­batan gratis serta sarana prasarana yang disediakan oleh kita semua. Sebagai pemerintah, tentu­nya harus hadir di tengah-tengah masyarakat,”kata Titi Hamsuardi.

Ia menambahakan, sa­lah satu upaya yang telah dilakukan oleh pemerintah dalam melayani masya­rakat saat ini adalah dengan program Jumat berkah. Di hari Jumat bupati dan wakil bupati menyelenggarakan ibadah solat Jum’at di masjid yang berbeda-beda. Selain itu, pim­pinan daerah tersebut juga membawa OPD dan stakeholder terkait lainnya untuk mengadakan jumat berkah dibarengi dengan sedekah.

“Jika ini berjalan, maka pembangunan masjid tidak akan terbengkalai lagi. Masjid akan terbantu deng­an sedekah dari unsur yang tersebut. Kita harus percaya pembangunan mas­jid yang masih membutuhkan perhatian kita semua, secara berlahan akan se­lesai,”harapnya.

Hal yang sama juga disampaikan oleh Ketua Aisyiyah Pasbar Aida Eliza, bahwa semuanya harus mengambil peran untuk membantu sesama. Begitu juga dengan Aisyiyah Pasaman Barat yang mem­ba­ng­un rumah sakit. Karena rumah sakit sangat besar artinya bagi masyarakat sekitar. Apalagi, kebe­ra­daan rumah sakit sangat dibutuhkan di wilayah ter­sebut.

“Bagi kami yang sudah tua, tentunya butuh pelaya­nan kesehatan yang dekat. Dengan didirikannya rumah sakit Aisyiyah ini ma­ka kita di Ujung Gading secara khusus dan ma­sya­rakat Pasbar secara umumnya akan terban­tu,”kata Aida Eliza.

Ia juga memohon doa kepada masyarakat Pasbar agar proses izin untuk men­dirikan rumah sakit dari Muhammadiyah pusat segera keluar, karena semua syarat untuk mendirikan rumah sakit sudah terpenuhi. (end)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

0 Comments
scroll to top