Menu

Agya Remuk Dihantam KA di Simpang Kayu Kalek, Jalan Adinegoro, Lubuk Buaya, Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang

  Dibaca : 324 kali
Agya Remuk Dihantam KA di Simpang Kayu Kalek, Jalan Adinegoro, Lubuk Buaya, Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang
EVAKUASI— Minibus Agya yang mengalami kerusakan parah usai dihantam KA Minangkabau Express dievakuasi.

PADANG, METRO–Kecelakaan di perlintasan kereta api tanpa palang pintu pengamanan kembali terjadi di Kota Padang. Kali ini, satu unit mobil Toyota Agya ditabrak Kereta Api Minangkabau Express tujuan Ban­dara Internasional Minangkabau (BIM) di Simpang Kayu Kalek, Jalan Adinegoro, Lubuk Buaya, Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang, tak jauh dari SMAN 8 Pa­dang, Minggu (6/6) sekitar pukul 14.15 WIB.

Beruntung, dalam in­sien itu tidak menimbulkan korban jiwa. Pasalnya, so­pir mobil dengan nomor polisi A 1288 RC warna putih bersama penum­pang­nya berhasil keluar menye­ma­lat­kan diri sebelum kereta api menabrak mobilnya. Meski tak menimbulkan korban jiwa, kecelakan itu sempat menarik perhatian masyarakat atau pengen­dara yang melintas.

Mereka berdatangan ke lokasi untuk melihat kondisi mobil Agya yang mengal­a­mi kerusakan pa­rah pada bagian depan dan samping lantaran sempat terseret hingga puluhan meter. Se­mentara, kerata api ban­dara tersebut juga sempat ber­henti setelah menabrak mobil. Namun, tak begitu lama, kereta api kembali melanjutkan per­jalannya.

Kanit Reskrim Polsek Koto Tangah, Ipda Mar­dianto Padang menga­ta­kan, kecelakaan tersebut tepatnya di Jalan Adi­nego­ro, Kelurahan Lubuk Bua­ya, Kecamatan Koto Ta­ngah, Kota Padang. Hanya saja, kecelakaan itu tidak ada menimbulkan korban jiwa dan hanya menim­bulkan kerugian material.

“Awal mula insiden ter­sebut terjadi saat Agya warna putih dengan nomor polisi A 1288 RC itu hendak belok kiri ke arah SMA 8 Padang dari Jalan Adi­ne­goro. Saat berada di atas perlintasan rel kereta api, tiba-tiba kereta api Mi­nangkabau Express datang dari arah Stasiun Pulau Air menuju Bandara Inter­na­sional Minangkabau (BIM),” kata Ipda Mardianto.

Ditambahkan Ipda Mar­dianto, mobil tersebut diken­darai oleh seorang pria dengan penumpang juga seorang pria. Mereka, ber­ha­sil keluar dari mobil sebe­lum kereta api meng­hantam mobilnya. Semen­tara, minibus itu pun ter­seret bebe­rapa meter dan ringsek se­telah dihantam kereta api.

“Akibat kecelakaan itu, sempat terjadi kemacetan dan perjalanan kereta api terhenti sejenak. Mobil tersebut telah dievakuasi dibantu oleh warga setem­pat. Setelah kejadian, pe­ngemudi dan rekannya langs­ung meninggalkan lokasi naik sepeda motor,”  ungkap Ipda Mardianto.

Terpisah, Humas PT KAI Divre II Sumatra Ba­rat (Sumbar) Ujang Rusen Per­mana menyebutkan, kece­lakaan itu terjadi se­kitar pukul 14.10 WIB. Kecela­kaan­nya terjadi di perlin­tasan tidak resmi yang dija­ga swadaya oleh masyara­kat dan dilengkapi dengan portal antara Stasiun Ta­bing dan Stasiun Duku.

“Akibat kecelakaan, per­jalanan kereta api sem­pat terhenti dan menga­lami ke­ter­lambatan 16 me­nit. Kami mengimbau agar masyara­kat pengguna jalan raya un­tuk menaati rambu-rambu lalu lintas dan ber­hati-hati ke­tika akan mele­wati perlin­tasan sebidang,” pungkasnya. (rom)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional