Menu

Agar Diusung di Pilkada, Andre: Kader Gerindra harus Menangi Survei

  Dibaca : 66 kali
Agar Diusung di Pilkada, Andre: Kader Gerindra harus Menangi Survei
Andre Rosiade

ADINEGORO, METRO – Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) DPP Gerindra Andre Rosiade menyebutkan semua kader Gerindra berpeluang diusung pada pemilihan kepala daerah (Pilkada) serentak 2020 se-Sumbar. Karena itu, dia meminta kader lebih aktif bergerak, baik yang di legislatif, eksekutif, atau yang hanya berstatus pengurus dan anggota.

“Sampai hari ini, DPP Partai Gerindra belum menetapkan satu calon pun untuk diusung menjadi calon Gubernur, wakil Gubernur atau kepala daerah baik kota atau kabupaten. Jadi, masih ada waktu untuk menunjukkan kinerja dan mendapatkan mandat partai bertarung dalam pemilihan langsung,” sebut Andre yang juga anggota DPR RI asal Sumbar terpilih ini.

Salah satu syarat agar bakal calon mendapatkan kursi Gerindra ya harus menang dalam survei internal dan eksternal. Karena, di era keterbukaan saat ini, hasil survei adalah salah satu indikator seseorang disukai atau diinginkan masyarakat banyak. Meski ada juga faktor-faktor lainnya. Tapi yang jelas, kader yang menant survei akan mendapatkan kesempatan yang lebih besar.

“Kita akui survei bukan syarat utama, bukan satu-satunya. Tapi bisa menjadi nilai tambah yang baik untuk diusung. Mungkin pada akhir 2019 ini Gerindra telah mendapatkan orang-orang yang layak dimajukan. Baik itu kader atau nonkader. Tentunya kalau kader yang surveinya tinggi, pastinya akan kita pertimbangkan maju,” sebut anggota Badan Komunikasi Gerindra ini.

Saat ini, sebut Andre, Partai Gerindra berpeluang mengusung calon tanpa berkoalisi di Pilgub Sumbar dan beberapa Kabupaten/Kota. Karena itu, calon yang akan dimajukan sejatinya adalah kader-kader terbaik, dan diyakini bisa memenangi Pilkada. Baik yang incumbent, pendamping incumbent, atau yang berpotensi melawan petahana. “Kita tunggu saja hasil survei dan loby-loby partai,” kata Andre yang juga ketua harian DPP Ikatan Keluarga Minang (IKM) ini.

Seperti diketahui, sebelumnya Wakil Ketua DPP Gerindra Fadli Zon mengatakan, nama Ketua DPD Partai Gerindra yang juga Wakil Gubernur Sumatera Barat Nasrul Abbit belum sepenuhnya akan ditetapkan sebagai bakal calon Gubernur yang akan diusung oleh Partai Gerindra pada Pilkada 2020 mendatang. Hingga saat ini masih mempertimbangkan beberapa nama untuk diusung sebagai kandidat kepala daerah.

“Belum, sampai saat ini, kita belum putuskan satu namapun sebagai Cagub yang akan kita usung di Pilkada Sumbar, bahkan termasuk nama Pak Nasrul,” jelas Fadli.

Ia menambahkan, meski menjabat sebagai Ketua DPD dan Wakil Gubernur Sumbar, Nasrul tidak serta merta lolos dan otomatis diusung sebagai Cagub. Fadli Zon kepada wartawan menjelaskan sebagai partai peraih suara terbanyak di Pileg 2019 lalu di Sumatera Barat, Gerindra berkeinginan untuk memberikan apresiasi kepada warga masyarakat Sumatera Barat dengan mengusung kandidat kepala daerah yang mampu mengubah kondisi Sumbar menjadi lebih maju.

“Harus kita akui, selama ini pembangunan di Sumbar tidak sepogresif daerah lain, kami ingin memberikan yang terbaik kepada masyarakat Sumatera Barat. Selama ini pembangunan dalam segala hal di Sumbar tidak seperti daerah lain,” ujarnya.

Fadli bahkan menambahkan, DPP Partai Gerindra akan segera menggelar jajak pendapat publik guna mengetahui selera masyarakat Sumbar tentang figur pemimpin dimasa depan. Jajak pendapat itu, tambahnya ditujukan untuk mengetahui opini pemilih terkait kriteria pemimpin yang diinginkan serta mengukur elektabilitas calon yang saat ini tengah beredar di kalangan masyarakat.

“Kalau perlu kami akan ajukan calon dari kalangan anak muda yang memiliki berprestasi serta berpikir dan memiliki jaringan di tingkat nasional untuk merubah wajah pembangunan di Sumatera Barat,” tukasnya. (r)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Fanpage Facebook

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional