Close

Agama, Adat, dan Bahasa Asing, 3 Kunci Generasi Muda Unggul

BARALEK GADANG— Bupati Agam Andri Warman turut menghadiri baralek gadang Ikatan Warga Gaduik (IWARGA) di Hotel Balairung, Jakarta Timur, Minggu (31/7).

AGAM, METRO–Generasi muda Kabupaten Agam yang unggul dapat dicapai ketika tiga basis pengetahuan sudah dikuasai sejak dini. Pengetahuan itu antara lain ilmu keagamaan, adat-istiadat dan bahasa asing.

Hal itu merupakan be­nang merah yang disampaikan Bupati Agam, Dr. H. Andri Warman, MM saat menghadiri baralek gadang Ikatan Warga Gaduik (IWARGA) di Hotel Balai­rung, Jakarta Timur, Minggu (31/7).

Kehadiran bupati di tengah-tengah perantau Agam itu, bukan sekadar ber-euforia. Pasalnya, bupati membawa serta misi-misi pemerintah daerah yang kemudian disyiarkannya ke para perantau di seantero nusantara.

Dihadapan perantau IWARGA ini misalnya, bupati memaparkan dengan detail strategi pemerintah daerah dalam mempersiapkan generasi muda yang unggul.

Menurutnya untuk me­wujudkan generasi unggul, hal pertama yang harus dibekali kepada generasi muda adalah pengetahuan agama melalui rumah tahfiz. Kemudian pemahaman adat-istiadat melalui pelatihan pasambahan, dan kesenian.

“Setelah pengetahuan agama dan adat-istiadat kokoh, maka generasi mu­da ini juga harus dibekali pengetahuan lain agar bisa bersaing dalam dunia global, yakni penguasaan bahasa inggris,” ujarnya.

Dengan latar belakang akademisi yang dimiliki, bupati meyakini bahwa ketika generasi muda Agam bisa menguasai ketiga pe­ngetahuan tersebut maka niscaya akan melahirkan generasi muda Agam yang unggul.

Pada kesempatan itu, bupati juga menyampaikan bahwa Kabupaten Agam dibangun berdasarkan tiga pilar, yakni pemerintah, masyarakat di kampung halaman dan perantau.

“Hubungan harmonis dari ketiga elemen ini harus terus dijaga, khususnya untuk perantau karena kontribusinya sangat tinggi terhadap pembangunan kampung halaman,” ucap bupati.

Diketahui, silaturahmi dan alek gadang IWARGA ini juga dihadiri orang nomor satu di Sumatera Ba­rat, Buya Mahyeldi Ansha­rullah serta ratusan perantau Gadauik. (pry)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

0 Comments
scroll to top