Menu

Admawar Minta Laporannya Segera Dituntaskan

  Dibaca : 100 kali
Admawar Minta Laporannya Segera Dituntaskan
Bukti laporan Admawar.

TANAHDATAR, METRO
Dalam waktu dekat, penyidik Satreskrim Polres Tanahdatar akan segera melakukan gelar perkara kasus dugaan pencemaran nama baik, yang dilaporkan oleh Admawar (56), warga Rimbo Bujang, Kabupaten Tebo, Jalan Pahlawan, Kelurahan Wirotho Agung, Provinsi Jambi. Hal ini disebutkan Kapolres Tanahdatar melalui Kasubag Humas Iptu Desfiarta, Senin (12/10).

Menurutnya, kasus dugaan pencemaran nama baik yang dilaporkan Admawar dengan Laporan Pengaduan nomor LP/56/VI/2020/SPKT, tanggal 11 Juni 2020 sudah masuk tahap penyelidikan.

Sebelumnya, sebutnya, pihak penyidik sudah mencoba melakukan mediasi antara pelapor dan terlapor, namun menemui jalan buntu. “Penyidik sudah mencoba memediasi antara kedua belah pihak, namun menemui jalan buntu, pelapor tetap pada pendiriannya,” kata Kasubag Humas Desviarta.

Dengan dasar itu, akhirnya penyidik berkesimpulan akan segera menindaklanjuti kasus ini dengan melakukan gelar perkara, namun butuh sedikit proses dan waktu.

“Terhadap setiap laporan masyarakat akan tetap ditindak lanjuti dan diproses dengan melalui tahapan dan aturan yang ada,” ungkapnya.

Katanya, bila ada perkembangan lebih lanjut akan segera disampaikan pada pelapor.  “Setiap perkembangan kasus ini akan disampaikan pada pelapor,” katanya.

Penyidik juga sudah menyampaikan surat pemberitahuan perkembangan hasil penyelidikan sebanyak dua kali, pertama tanggal 3 Juli dan tanggal 13 Juli 2020. “Sejauh ini, penyidik sudah memanggil saksi saksi,” katanya.

Sebelumnya, pelapor Admawar menginginkan kasus dugaan pencemaran nama baik ini sesegera mungkin dituntaskan, mengingat waktunya sudah cukup lama.

“Saya ingin kasus ini cepat selesai dan tuntas, mengingat waktunya sudah cukup lama, kasus ini saya laporkan pada bulan Juni 2020 lalu,” katanya.

Diceritakan, kasus dugaan pencemaran nama baik ini diketahui berawal tanggal 9 Juni 2020 lalu. Kala itu terlapor selalu menghalangi dan menggagalkan setiap orang yang akan mengontrak ruko pelapor, semua ini sudah disampaikan pada penyidik Polres Tanahdatar.

“Terlapor selalu menghalangi dan menggagalkan setiap orang yang akan mengontrak ruko milik saya di Kecamatan Rambatan, Kabupaten Tanahdatar. Akibat ulah terlapor ini saya merasa dirugikan, “ kata Admawar.

Dikatakan, ruko itu adalah milik pribadi, tanah itupun telah bersertifikat semenjak tahun 1998 lalu.”Saya mohon pada pak Polisi segera tuntaskan dan menyelesaikan laporan saya ini, agar semua pihak merasa tenang, mengingat waktunya sudah cukup lama,” kata Admawar berharap penuh. (ant)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Fanpage Facebook

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional