Menu

Ada Toilet dalam Room Karaoke, Pengelola Happy Family Ditegur

  Dibaca : 2861 kali
Ada Toilet dalam Room Karaoke, Pengelola Happy Family Ditegur
TEGURAN— Kasat Pol PP Padang Yadrison memberikan teguran kepada pengelola Happy Family.

PADANG, METRO – Satpol PP Kota Padang melakukan pengecekan ke beberapa tempat hiburan malam karaoke yang menyediakan fasilitas toilet di dalam room, Jumat (11/1) sekitar pukul 14.00 WIB. Dalam pengecekan ini, petugas mendapati 4 tempat hiburan yang melanggar aturan karena menyediakan toilet.

Ke-4 tempat hiburan yang kedapatan menyediakan toilet di dalam room karaoke adalah All Star, Grande, Happy Family Karaoke, Happy Puppy. Meskipun kedapatan melanggar aturan, Satpol PP hanya memberikan teguran keras dan memberikan waktu kepada pengelola untuk melakukan pembenahan room karaokenya.

Pelaksana Tugas (Plt) Kasatpol PP Padang, Yadrison mengatakan, razia tempat hiburan malam yang ada toilet di dalam ruangannya merupakan tugas rutin. Hal ini dilakukan untuk mengantisipasi terjadinya aksi maksiat. Pasalnya, ruangan yang ada toilet di dalamnya berpotensi mengundang maksiat.

“Pada hari ini (kemarin red), kita melakukan pengecekan di 5 tempat hiburan. Ternyata ada 4 tempat hiburan yang kitemukan ada empat tempat hiburan yang di dalam room karaokenya menyediakan fasilitas toilet. Mereka ini melakukan pelanggaran terhadap izin yang diberikan,” kata Yadrison.

Yadrison menjelaskan tindak lanjut dari temuan tersebut, pihaknya akan memanggil pengusaha atau pemilik tempat hiburan malam tersebut. Pihaknya akan menyampaikan kalau ada aturan di room karaoke tidak boleh ada toilet.

“Nanti mereka akan dipanggil dan diperiksa oleh penyidik pegawai negeri sipil (PPNS) dimulai pada Senin (14/1). Untuk saat ini yang jelas kita memberikan teguran keras dan terkait toilet ini kita tidak akan memberikan toleransi. Kita tetap menyuruh pengelola maupun pemilik untuk membenahi room karaoke yang ada toiletnya,” ungkap Yadrison.

Yadrison menjelaskan, pihaknya tentu memberikan tenggang waktu kepada pemilik tempat hiburan membenahinya. Tapi, jika batas waktu pembenahan itu tetap dilanggar, pihaknya akan memberikan sanksi tegas dengan mengusulkan kepada Dinas yang berwenang untuk mencabut izinnya.

“Kita tetap berikan tenggang waktu. Hari Senin kita panggil, waktu pemanggilan tersebut kita berikan batas waktunya. Kalau hari Senin besok kita panggil, dibuat perjanjian, kalau mereka tidak bongkar, kami akan bongkar sendiri, dan izinnya akan dicabut,” tegas Yadrison.

Sementara itu, Manager Happy Famili, di jalan Hayam Wuruk, Suwandi Padang Barat, mengatakan hiburan malam yang dikelolanya memiliki 13 ruangan karaoke. Sedangkan ruangan yang memiliki toilet di dalamnya sekitar 6 ruangan.

“Kebetulan Happy Famili ini kita kontrak rumah pribadi, bekas rumah orang tinggal. Jadi ada beberapa room yang ada kamar mandinya, karena itu bekas dari kamar pribadi mereka. Memang kita belum sempat membenahinya,” kata Suwandi.

Suwandi mengakui keberadaan kamar mandi atau toilet di dalam ruangan karaoke memang dilarang, pihaknya siap memperbaikinya. Namun, untuk membenahinya tentu memakan waktu dan tidak bisa secara isntan untuk membongkarnya.

“Kita dipanggil, dikasih surat untuk datang ke kantor Satpol PP. Nanti kita di sana sambil mendengar lagi penjelasan dari Satpol PP. Kalau memang tetap disuruh bongkar kita akan laksanakan. Tetapi kita pasti butuh waktu, nggak bisa instan 1 atau 2 hari langsung kita benahi,” pungkasnya. (rgr)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Fanpage Facebook

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional