Menu

Ada Syarat Sertifikat Keahlian, Mendaftar PPPK 2021, Honorer Langsung Lemas

  Dibaca : 141 kali
Ada Syarat Sertifikat Keahlian, Mendaftar PPPK 2021, Honorer Langsung Lemas
TUNTUT—Terlihat aksi massa honorer saat unjuk rasa menuntut diangkat menjadi CPNS bulan lalu.

JAKARTA, METRO–Memasuki hari ketiga pendaftaran CPNS 2021 dan pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK), Jumat (2/7), masih diwarnai kebingungan se­jum­lah pelamar. Pelamar PPPK nonguru misalnya, terbentur pada per­syara­tan sertifikat keahlian. “Sa­ya mencoba daftar tetapi enggak bisa-bisa. Sudah saya coba sejak pendaf­taran dibuka 30 Juni sampai hari ini,” kata Andi Melyani Kahar, ketua Forum Honorer K2 Sulawesi Tenggara kepada JPNN.com, Jumat (2/7).

Dia mengungkapkan, kendala utama yang di­alami mereka adalah per­sya­ratan sertikat keahlian. Sean, sapaan akrab Andi Melyani Kahar, yang meru­pakan honorer K2 tenaga teknis, mencoba melamar formasi PPPK untuk tenaga pengadaan barang dan jasa. Begitu melihat per­syaratan harus ada serti­fikat keahlian pengadaan barang dan jasa, Sean langsung lemas.

“Saya dan kawan-ka­wan menangis, galau. Ka­mi ingin sekali mendaftar PPPK tetapi bagaimana bisa daftar kalau persya­ra­tannya sulit begitu,” ucap­nya. Secara terpisah Ketua Forum Honorer K2 DKI Jakarta Nur Baitih menga­ku menerima banyak pe­nga­duan dari honorer ber­bagai daerah. Yang dike­luhkan adalah persyaratan sertifikat keahlian.

“Teman-teman honorer K2 tenaga teknis tidak punya sertifikat keahlian itu meski mereka bekerja di formasi itu dan ijazahnya memenuhi,” terangnya.

Dia berharap peme­rin­tah meninjau ulang syarat sertifikat keahlian ini ka­rena banyak yang gagal daf­tar. Selain itu honorer K2 jarang punya keahlian di bidang itu. Apalagi tidak semudah itu mendapatkan sertifikat keahlian karena harus ada uji kompetensi. Sedangkan honorer, kata Nur, tidak bisa mengi­kuti­nya karena lembaga ser­tifikasi lebih banyak di­kelola pemerintah dan le­bih diprioritaskan pada PNS.

“Formasi PPPK untuk jabatan pengadaan barang dan jasa banyak yang di­buka, makanya teman-te­man mau coba mendaftar di situ,” ucapnya. Sayang­nya, lanjutnya, persya­ratan itu terlalu mem­berat­kan honorer tenaga teknis karena semua terkendala di sertifikat tersebut. Jika demikian, bagaimana bisa masalah honorer K2 bisa selesai. “Percuma buat akun tetapi tidak bisa men­daftar. Semoga ada jalan keluar dari pemerintah,” tandasnya. (esy/jpnn)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional