Menu

Ada Pasien Baru lagi, Terpaksa Ditolak, Ruang Isolasi Covid-19 RSAM Penuh

  Dibaca : 126 kali
Ada Pasien Baru lagi, Terpaksa Ditolak, Ruang Isolasi Covid-19 RSAM Penuh
Mursalman Chaniago, Humas RSAM Bukittinggi

BUKITTINGGI, METRO
Perkembangan penyebaran Covid-19 di Sumbar makin mengkhawatirkan. Hingga Sabtu (29/8), terdata 42 tempat tidur yang dipersiapkan manajemen RSAM Bukittinggi untuk ruang isolasi pasien terpapar Covid-19, penuh terisi. Hal ini disebabkan perkembangan kasus Covid-19 memperlihatkan trend yang selalu meningkat.

Direktur RSAM, dr Khairul melalui Humas, Mursalman Chaniago SH MM menyampaikan, pihak RSAM Bukittinggi memang cukup kewalahan dengan penambahan jumlah pasien positif Covid-19 yang signifikan. Bahkan, penambahan tempat tidur dari awalnya hanya sekitar 24 tempat tidur menjadi 42 tempat tidur, saat ini diyakini telah penuh terisi oleh pasien.

“Semua tempat tidur yang saat ini tersedia 42 unit. Terhitung 29 Agustus, semua terisi penuh dan terpaksa kita harus menolak pasien positif yang dirujuk oleh perujuk apakah itu puskesmas maupun RS lain ke RSAM,” ungkapnya.

Mursalman memaparkan, data sejak Maret hingga Sabtu, 29 Agustus 2020, RSAM telah merawat sebanyak 85 pasien positif Covid-19. 39 sembuh, 6 orang meninggal dunia, 42 masih dalam rawatan. Dimana dari 42 itu, 40 orang positif covid-19 dan 2 orang suspect.

“Ini jumlah yang sangat luar biasa. Bukan menjadi hal yang patut dipandang enteng. Kami turut himbau kepada masyarakat untuk jalankan protokol covid-19. Pakai masker, cuci tangan pakai sabun, jaga jarak, tingkatkan pola hidup bersih dan sehat,” himbau Mursalman.

Dari 40 pasien positif Covid-19 yang saat ini masih dirawat di RSAM, 8 diantaranya warga Bukittinggi, 19 warga Agam, 2 warga Padang, 4 warga Payakumbuh, 1 warga 50 Kota, 2 warga Pariaman, 1 warga Solok, 1 warga Tanah Datar, 1 warga Riau, 1 warga Sumut.

Dua pasien suspec atau PDP. 1 warga Agam dan 1 warga Padang Panjang. “Sekali lagi. Kita tidak sedang dalam keadaan baik baik saja. Patuhi terus protokol kesehatan dan tetap terapkan prilaku hidup bersih dan sehat. Jangan lengah dan jangan sampai tidak percaya dengan wabah ini. Jika sayang pada diri sendiri, keluarga dan tenaga kesehatan, tolong patuhi protokol kesehatan itu. Kita tidak melarang aktivitas masyarakat, lakukanlah tapi tetap mematuhi protokol kesehatan tersebut,” jelas Mursalman. (pry)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Fanpage Facebook

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional