Close

Acungkan Samurai, Segerombolan Remaja Paksa Korban Serahkan Hp dan Gitar di Kota Padang

REMAJA SADIS—Dua remaja berinisial RH dan SA diamankan di Polsek Nanggalo atas kasus pencurian dengan kekerasan. Sedangkan 12 rekannya masih buron.

PADANG, METRO–Dua remaja yang berstatus anak di bawah umur yang terlibat aksi begal bersenjata tajam ditangkap Tim Opsnal Unit Reskrim Polsek Nanggalo setelah dipancing untuk bertransaksi di kawasan Pan­dangan, Kecamatan Lubuk Begalung, Selasa siang (10/5).

Dua anak berkonfilk dengan hukum (ABH) ini diketahui berinisial RH (15) warga Air Camar, Kelura­han Ganting Parak Gadang, Kecamatan Padang Timur, dan SA (16) warga Parak Gadang, Kelurahan Gan­ting Parak Gadang, Keca­matan Padang Timur.

Saat menjalankan aksi begal itu, kedua pelaku ber­sama segerembolan re­maja tawuran, mendata­ngi korban yang sedang nongkrong lalu menga­cungkan senjata tajam. Setelah itu, kedua pelaku meminta korbannya me­nyerahkan Handphone (Hp) dan gitar akustik yang dibawa korban.

“Keduanya telah mela­kukan tindak pidana pen­curian dengan kekerasan yang terjadi pada hari Ming­gu (8/5) sekira pukul 05.00 WIB di Jalan Raya Berok, Kelurahan Kurao Pagang, Kecamatan Nang­galo,” ujar Kapolsek Nang­galo AKP Suyanto.

Dikatakan oleh Su­yan­to, dalam perkara pencu­rian dengan kekerasan de­ngan menggunakan sen­jata tajam jenis samurai, parang dan celurit terse­but, korban mengalami kerugian satu unit Iphone 11 satu buah gitar akustik merek yahama.

“Menurut keterangan korban, pelaku ini datang bergerombolan sekitar 15 orang yang diduga meru­pa­kan pelaku tawuran. Na­mun melihat korban bersa­ma temannya, para pelaku ini langsung mencegat kor­ban dan meminta korban untuk menyerahkan HP serta gitar sembari me­ngacung­kan senjata ta­jam,”sebut Suyanto.

Kalah jumlah, serta men­dapat ancaman de­ngan senjata tajam, korban kemudian menyerahkan apa yang diminta oleh pe­la­ku hingga mengalami kerugian sekitar Rp 13 juta. Usai, para pelaku pergi, korban kemudian mela­porkan kejadian ini ke Pol­sek Nanggalo.

“Dari penyelidikan bah­wa barang hasil curian berupa gitar akustik merek yamaha di ual oleh pelaku melalui Marketplace. Ke­mu­dian kami bekerjasama dengan korban untuk me­mancing tersangka dengan cara membelinya secara COD (bertemu langsung) di daerah Pampangan,” jelas Suyanto.

Setelah sampai di tem­pat yang ditentukan, dika­takan Suyanto, kemudian antara tersangka dan kor­ban bertemu. Melihat ter­sangka membawa gitar hasil rampasannya, petu­gas langsung melakukan penangkapan terhadap ter­sangka berinisial RH.

“Dari pengakuan RH, diketahuilah keberadaan­nya temannya SA yang juga terlibat dalam aksi pencurian dengan kekera­san itu. Pelaku SA kemu­dian ditangkap  saat se­dang tidur di rumah teman­nya. Kemudian kedua ter­sangka dan barang bukti berupa gitar akustik merek Yamaha dibawa ke Polsek Nanggalo. Sementara ter­sangka lainnya masih da­lam pencarian (DPO),” pung­kasnya. (rom)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

0 Comments
scroll to top