Menu

Abrasi Pantai di Tanjung Mutiara Mengancam Warga, Penanganan Terkendala Sulitnya Mendapatkan Material Batu

  Dibaca : 80 kali
Abrasi Pantai di Tanjung Mutiara Mengancam Warga, Penanganan Terkendala Sulitnya Mendapatkan Material Batu
KUNJUNGI—Gubernur Sumbar, Irwan Prayitno bersama Anggota Komisi VI DPR RI, Nevi Zuairina mengunjungi lokasi abrasi pantai di Jorong Muaro Putus, Nagari Tiku V Jorong, Kecamatan Tanjung Mutiara, Sabtu (3/10).

PADANG, METRO
Gubernur Sumbar, Irwan Prayitno bersama Anggota Komisi VI DPR RI, Nevi Zuairina mengunjungi lokasi abrasi pantai di Jorong Muaro Putus, Nagari Tiku V Jorong, Kecamatan Tanjung Mutiara, Sabtu (3/10).

Hadir saat itu, Kepala Dinas Pengelolaan Sumber Daya Air (PSDA) Provinsi Sumbar, Rifda Suriani, Kepala Biro Humas Setdaprov Sumbar, Hefdi, Camat Tanjung Mutiara, Hidayat, Wali Nagari Tiku V Jorong, Mardios, dan Babinsa serta tokoh masyarakat dan jajaran instasi terkait.

Dari hasil kunjungannya, Gubernur Sumbar, Irwan Prayitno mengatakan, abrasi tersebut sering terjadi di sepanjang pantai, akibat besar dan tingginya ombak yang menghantam garis pantai. Akibat ombak yang besar, sedikit demi sedikit mengikis pinggir pantai dan bahka hingga pemukiman warga.

“Abrasi ini sudah hampir menjangkau pemukiman warga. Ditambah lagi, curah hujan tinggi disertai angin kencang masih berpotensi terjadinya badai gelombang laut,” kata Irwan Prayitno.

Irwan Prayitno juga menyebutkan, kian hari abrasi semakin meluas dan memprihatinkan. Karena itu, menurutnya perlu langkah penanganan secepatnya. “Kita akan segera berkoordinasi untuk mencarikan solusi dengan melakukan kajian terlebih dahulu, sebelum melaksanakan pembangunan atau kegiatan yang dapat mempengruhi kondisi pantai ini,” sebut Irwan Prayitno.

Sementara itu, Camat Tanjung Mutiara, Hidayat mengatakan, di masa wali nagari sebelumnya, akan dilaksanakan proyek pengamanan pantai untuk mengantisipasi semakin meluasnya abrasi.

“Namun terkendala dengan materialnya, karena batu susah di sini. Materialnya jauh kalau di bawa dari Padang dan akan menimbulkan biaya tidak seimbang dan transportasinya mahal,” kata Hidayat.

Dulu waktu mau dibangun sudah mendapatkan solusi dari masyarakat setempat. Yakni, mengambil batu di perbukitan di daerah itu. “Namun belum mendapatkan izin,” sebut Hidayat.

Menanggapi kondisi tersebut, Irwan Prayitno menegaskan, pihaknya akan meprioritaskan proyek abrasi tersebut. Soal perizinan pemanfaatan batu bukit akan dikaji kewenangannya, demi kepentingan bersama.

“Mudah-mudahan cepat terselesaikan dan segera dikomunikasikan oleh Camat dengan Wali Nagari dan aparat terkait lainnya di Kecamatan Tanjung Mutiara,” harap Irwan Prayitno. (fan)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Fanpage Facebook

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional