Menu

Abaikan Protokol Pencegahan Covid-19, Acara Organ Tunggal HUT RI Dibubarkan Polisi

  Dibaca : 565 kali
Abaikan Protokol Pencegahan Covid-19, Acara Organ Tunggal HUT RI Dibubarkan Polisi
DIBUBARKAN— Kapolsek VII Koto Sungai Sariak Iptu Dony Rinaldi bersama personil hentikan acara organ tunggal meriahkan HUT RI untuk memutus mata rantai Covid-19.

PDG.PARIAMAN, METRO
Tak diberikan izin dan dinilai abaikan protokol kesehatan pencegahan Covid-19, Polsek VII Koto Sungai Sariak menghentikan acara pertunjukan organ tunggal dalam rangka memeriahkan hari kemerdekaan RI ke – 75 di Korong Buluah Kasok, Nagari Sungai Sariak dan Korong  Kayu Marantiang, Nagari Limpato, Senin malam (17/8) sekitar pukul 22.00 WIB.

Petugas terlihat naik ke atas panggung organ tunggal yang digelar masyarakat rutin setiap tahun untuk memeriahkan HUT RI. Setelah itu, petugas mengambil alih pengeras suara, memberikan imbauan kepada warga untuk kembali ke rumah masing-masing dan menghentikan acara.

Disaat itu, memang sempat ada beberapa warga yang sempat menolak imbauan petugas lantaran di era New Normal sudah diperbolehkan pesta pernikahan. Namun, setelah diberikan penjelasan dan pengertian, karena untuk mencegah penyebaran Covid-19, warga pun akhirnya bersedia membubarkan diri dari lokasi organ tunggal.

Kapolsek VII Koto Sungai Sariak, Iptu Dony Rinaldi mengatakan, pihaknya melaksanakan tindakan persuasif terhadap adanya hiburan organ tunggal merayakan HUT RI ke-75 di masa pandemi ini. Tindakan persuasif dengan meminta menghentikan acara organ tunggal untuk mencegah terjadinya kerumunan massa.

“Kita mendapati warga berkerumun dan abai terhadap protokol pencegahan Covid-19, apalagi sama-sama kita ketahui, penyebaran Covid-19 saat ini masih terus mengalami peningkatan. Sehingga, acara kerumunan massa seperti itu seharusnya ditiadakan dulu,” kata Iptu Dony.

Iptu Dony menjelaskan, pihaknya bersama-sama instansi terkait telah menghentikan organ tunggal serta mengimbau masyarakat untuk mematuhi protokol kesehatan. Terkait terlaksananya kegiatan organ tersebut, pihaknya tidak pernah memberikan izin keramaian.

“Keramaian itu kami bubarkan secara persuasif dan warga setempat dapat memahami, karena upaya ini untuk kebaikan kita bersama. ,” ujarnya.

Kapolsek menegaskan, terhadap masyarakat yang terlanjur hadir dalam kegiatan itu juga, sudah dilaksanakan protokol kesehatan dengan mencuci tangan dengan air mengalir, penggunaan masker, jaga jarak, membatasi jumlah serta mempercepat kegiatan.

“Seluruh rangkaian kegiatan berjalan kondusif dan panitia bersedia menutup kegiatan sesegera mungkin dan pengunjung juga membubarkan diri,” tegasnya.

Ditambahkannya, untuk acara lain seperti hajatan pernikahan dapat dilakukan seperti biasa, namun tetap menggunakan protokol kesehatan yang telah ditetapkan pemerintah.

“Untuk acara hajatan pernikahan dan sunatan dapat dilakukan seperti biasa, namun tetap menggunakan protokol kesehatan, seperti memakai masker, menjaga jarak, menyediakan alat pencuci tangan di tempat acara serta mempersingkat kegiatan,” imbuhnya.

Untuk mengantisipasi kegiatan organ tunggal yang dapat mengumpulkan massa itu terulang, Kapolsek mengimbau masyarakat agar tidak melanggar protokol kesehatan yang telah ditetapkan oleh pemerintah.

“Kami himbau masyarakat terus mematuhi protokol kesehatan. Jika memang ada yang menggelar pernikahan agar dibatasi jumlah pengunjung. Sehingga pencegahan Covid-19 dapat berjalan maksimal,” imbaunya. (z)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Fanpage Facebook

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional