Menu

90 Persen Warga Binaan Lapas sudah Divaksin di Kota Padang

  Dibaca : 131 kali
90 Persen Warga Binaan Lapas sudah Divaksin di Kota Padang
ANTUSIAS DIVAKSIN— Warga Binaan Pemasyarakatan Lapas Muaro Padang terlihat antre untuk mendapatkan suntik vaksin Covid-19, Rabu (14/7). Selain warga binaan, petugas Lapas dan warga sekitar juga ikut divaksin.

MUARO, METRO–Program vaksinasi Covid-19 yang dilakukan oleh pemerintah tidak hanya ditujukan untuk masyarakat luar, perhatian yang sama juga diberikan kepada Warga Binaan Pemasya­ra­katan (WBP).

Seperti yang terpantau di Rumah Tahanan (Rutan) Kelas II B Padang, Rabu (14/7). Ratusan warga binaan dan masyarakat yang berada di sekitar Rutan terlihat antre dengan tetap mematuhi protokol kesehatan untuk menjalani vaksinasi Covid-19 untuk dosis pertama.

Kepala Rutan Kelas II B Padang, Muhammad Meh­­di mengatakan, program vaksinasi Covid-19 ini merupakan program dari Kemenkum dan HAM Sum­­bar. Kemudian, pihak­nya bekerja sama dengan Puskesmas Anak Air untuk melakukan penyuntikan vaksin.

“Sasaran vaksinasi kali ini adalah para warga bi­naan, keluarga pegawai hingga masyarakat sekitar. Kita harap dengan vaksi­nasi ini membantu peme­rintah dalam memutus rantai penyebaran Covid-19,” ujarnya.

Lebih jauh disam­pai­kan­nya, target vaksinasi Covid-19 di Rutan men­capai 200 dosis. Sementara itu, kegiatan vaksinasi ta­hap pertama ini meru­pa­kan untuk ketiga kalinya dilakukan di Rutan.

Seperti biasanya, tim vaksinator dari Puskesmas Anak Air terlebih dahulu melakukan screening ke­pada warga binaan untuk memastikan apakah layak mendapatkan vaksinasi atau ditunda.

Walaupun sudah di vak­sin, tetapi ia harap warga binaan tetap jalankan pro­tokol kesehatan dengan baik dan benar sehingga penyebaran virus dapat dihentikan.

“Warga binaan kita su­dah mencapai 90 persen, yang belum karena tidak memenuhi syarat seperti kesehatan, karena sudah diperiksa tapi dari segi kesehatan tidak memung­kinkan,” jelasnya.

Muhamad Mehdi juga mengatakan, pihaknya sa­ngat ketat dalam antisipasi penyebaran Covid-19 di lingkungan Ru­tan. Bahkan setiap tahanan yang baru masuk, diwajib­kan untuk melakukan rapid tes antigen.

“Sesuai kebijakan kan­tor pusat diwajibkan surat pemeriksaan rapid antigen. Kemudian ada yang baru masuk 60 orang, ini kami prioritaskan dapat vak­sinasi. Sampai sekarang mereka isolasi sampai 14 hari,” ujarnya.

Untuk itu, Muhamad Mehdi berharap vaksinasi yang diberikan tersebut bisa melindungi warga bi­naan serta pegawai Rutan Kelas IIB Padang dari Co­vid-19.

“Kami berharap pelak­sanaan vaksinasi masal ini dapat membantu peme­rint­ah dalam menekan dan me­mutus rantai penye­baran Covid-19, khususnya di Sumbar,” katanya. (rom)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional