Menu

9 Warga Sumbar Meninggal di Wamena, Andre Minta Tindakan Konkret Jokowi

  Dibaca : 511 kali
9 Warga Sumbar Meninggal di Wamena, Andre Minta Tindakan Konkret Jokowi
Andre Rosiade

ADINEGORO, METRO – Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) Andre Rosiade menginginkan Negara lebih memperhatikan kasus pembantaian warga Sumbar di Wamena Papua, beberapa hari lalu. Katanya, sampai saat ini, penanganan korban, ataupun pengungsi di lokasi belum begitu baik. Bahkan, ribuan warga Minang di Papua ingin pulang ke kampung halaman.

“Sebagai anggota DPR RI terpilih Dapil Sumbar 1 dan Ketua Harian DPP Ikatan Keluarga Minang (IKM) saya infokan kepada Pak Presiden Joko Widodo atau Jokowi soal derita warga Minang di Papua. Ada 9 warga perantauan Minang yang meninggal dunia karena kerusuhan di Wamena. 1 orang terbakar dan tinggal tengkorak saja, 1 orang anak balita usia 3 tahun yang dikampak kepalanya,” kata Andre dalam twitter @andre_rosiade yang langsung dimention kepada akun @jokowi yang disebut milik Presiden Jokowi, kemarin.

Selain itu, sebut Andre ada 1.500 warga Sumbar yang masih mengungsi di lokasi kejadian. Belum lagi warga perantauan dari daerah lain. “Toko-toko mereka dijarah. Dan sekarang mereka berlindung di Kantor Kodim dan Polres. Saya amohon tindakan konkret dari pemerintahan Pak @jokowi,” sebut Andre yang juga anggota Badan Komunikasi DPP Gerindra ini.

Andre Rosiade mendesak Presiden Jokowi meminta aparat segera memulihkan kembali situasi keamanan di Kota Wamena. “Kami ingin semua warga perantauan di Papua aman. Tidak hanya dari Sumbar saja, tapi dari daerah lain juga. Karena, keamanan warga adalah tugas negara,” sebut Andre yang mengaku akan terus memantau situasi di Wamena Papua.

Pemprov Sumbar mengimbau seluruh warga Sumbar yang ada di kampung halaman maupun di perantauan agar tetap tenang menyikapi insiden di Wamena, Papua yang menewaskan 9 warga yang berasal dari Pesisir Selatan, Sumatera Barat.

“Kita minta warga Sumbar yang ada di kampung halaman maupun di perantauan agar tetap tenang menyikapi insiden di Wamena, Papua,” kata Gubernur Sumbar Irwan Prayitno.

Irwan Prayitno juga mengimbau warga Sumbar agar dapat menjaga kondisi untuk tetap kondusif dan tidak terpengaruh dengan hal-hal yang dapat mengganggu keamanan dan ketertiban, dengan mengedepankan semangat nasionalisme dalam bingkai negara kesatuan Republik Indonesia.

Selain itu, kepada warga Sumbar yang masih bertahan di Wamena, diimbau agar berupaya dengan berbagai cara untuk menyelamatkan diri dan jangan terpancing dengan hal apapun yang dapat mengganggu keselamatan.

Pemprov Sumbar senantiasa akan selalu setiap saat berkomunikasi dengan pihak pihak terkait guna memantau perkembangan kondisi masyarakat sumbar di Wamena, sambil mengambil langkah-langkah yang dianggap penting dan perlu untuk keselamatan warga Sumbar di Wamena.

Sebelumnya diberitakan, Pemprov Sumbar membenarkan 9 orang korban yang tewas akibat kerusuhan yang terjadi di Wamena, Kabupaten Jayawijaya, Papua berasal dari Sumbar. (r)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional