Menu

9 Ribu Nakes Divaksin pada 18 Januari

  Dibaca : 56 kali
9 Ribu Nakes Divaksin pada 18 Januari
Feri Mulyani, Kepala Dinas Kesehatan Kota Padang

AIAPACAH METRO
Sebanyak 9 ribu tenaga kesehatan (nakes) yang ada di Kota Padang mulai disuntik vaksin Covid-19 pada Senin (18/1) mendatang. Mereka akan disuntik sebanyak dua kali dengan waktu jeda selama dua minggu.

“Hari Jumat (15/1) kita launching di Puskesmas Padang Pasir. Senin depan (18/1) sudah bisa dimulai penyuntikan,” ujar Kepala Dinas Kesehatan Kota Padang, Feri Mulyani kepada POSMETRO kemarin.

Ia menjelaskan, nantinya penyuntikan dilakukan di fasilitas kesehatan yang ada di seluruh Kota Padang. Semua nakes yang telah mendaftar sebanyak 9 ribu orang bakal mulai disuntik Senin depan. Mereka akan disuntik sebanyak dua kali. Jarak penyuntikan adalah selama 2 minggu. Artinya, setelah disuntik hari Senin depan, maka dua minggu setelah itu disuntik lagi.

Saat ini, terang Feri Mulyani, sebanyak 18 ribu vaksin sudah diambil oleh Dinkes Kota Padang ke Dinkes Sumbar dan usai launching langsung didistribusikan. Tak hanya tenaga kesehatan, semua ASN, TNI dan Polri yang berhubungan dengan pelayanan masyarakat juga akan divaksinasi. Jumlahnya mencapai 600 ribu orang. Rencananya penyuntikan akan dilakukan pada April 2021 mendatang.

“Prosedurnya adalah semua TNI/Polri, ASN yang terdaftar di BPJS kesehatan otomatis akan terdafftar peserta. Sisanya, akan dicari oleh Dinas Kesehatan untuk ikut juga disuntik. Artinya, ke depan semua warga harus divaksin sehingga bisa kebal dengan serangan virus Covid-19,” tandasnya.

Sementera itu, Presiden Joko Widodo menerima vaksinasi Covid-19 gelombang pertama pada Rabu (13/1). Pada vaksinasi gelombang pertama ini, ikut juga Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto, Kapolri Jenderal Idham Azis hingga selebritas Raffi Ahmad.

Pria yang akrab disapa Jokowi itu menjadi orang pertama yang divaksinasi. Jokowi mengenakan kemeja putih saat menerima vaksinasi itu. Pada kesempatan vaksinasi pertama ini, Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Daeng M Faqih, Sekjen MUI sekaligus Sekjen Muhammadiyah Amiesyah Tambunan perwakilan PP NU Kiai Ishom juga menerima vaksinasi.

Jokowi dan lainnya harus melewati empat meja tahapan ketika menjalani proses vaksinasi. Meja pertama klarifikasi data, kedua cek tensi dan klarifikasi kesehatan, ketiga penyuntikan oleh dokter kepresidenan, keempat diberikan kartu tanda suntik vaksin.

“Pada kesempatan ini, atas izin presiden kami memulai program vaksinasi nasional. Pesan saya hanya satu kepada rakyat Indonesia bahwa vaksin ini adalah alat yang bisa dipakai untuk melindungi diri kita. Tetapi yang lebih penting vaksin ini juga digunakan untuk melindungi keluarga kita, tetangga kita, melindungi rakyat Indonesia, dan melindungi peradaban umat manusia di sleuruh dunia,” kata Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin di Istana Kepresiden, Rabu (13/1). (tin)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional