Menu

85 Jenazah Dimakamkan dengan SOP Covid-19

  Dibaca : 324 kali
85 Jenazah Dimakamkan dengan SOP Covid-19
Kepala DLH Kota Padang, Mairizon

BALAIBARU, METRO
Hingga saat ini, tim pemakaman jenazah dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Padang sudah menguburkan 85 jenazah dengan standar operasional prosedur (SOP) Covid-19. Jenazah yang dimakamkan tersebut merupakan yang meninggal karena Covid-19 dan ada juga yang berstatus Pasien Dalam Pengawasan (PDP).

Kepala DLH Kota Padang, Mairizon mengatakan, untuk lokasi pemakamannya ke-85 jenazah tersebut berbeda-beda. Ada yang dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Bungus, pemakaman keluarga dan juga ada di luar Kota Padang.

Untuk yang di TPU Bungus terang Mairizon, ada 58 jenazah yang dimakamkan di tempat tersebut. Terdiri dari, 52 jenazah merupakan KTP Padang dan 6 jenazah ber-KTP luar Kota Padang.

“Dari luar Kota Padang yang dikuburkan di TPU Bungus yaitu ada warga Solok, Pesisir Selatan, Batusangkar, ada dua warga Mentawai, dan ada satu lagi dari luar Kota Padang,” ujar Mairizon, Kamis (18/6).

Kemudian terang Mairizon, ada 25 jenazah yang dikuburkan di lokasi pemakaman keluarga. Selanjutnya yang dimakamkan di luar Kota Padang oleh petugas dari DLH Padang ada dua orang.

Ia mengungkapkan, saat ini ketersediaan lahan di TPU Bungus cukup luas. Di luar yang sudah dibuka saat ini, masih ada sekitar tiga hektare lagi tambahannya. “Kapasitasnya banyak. Jadi bagi yang meninggal karena Covid-19, kita arahkan ke sana (TPU Bungus),” tandasnya.

Di masa new normal saat ini ungkap Mairizon, tindakan sama tetap diberlakukan bagi korban Covid-19 atau yang berstatus PDP. Bagi masyarakat Padang yang meninggal karena Covid-19 dan yang berstatus PDP, tetap dikuburkan di lahan pekuburan khusus Covid-19 di Bungus Teluk Kabung.

“Perlakuan tetap. Bagi yang meninggal karena Covid-19 atau berstatus PDP, tetap memakai prosedur Covid-19. Kita akan kuburkan di TPU Bungus. Dan semua prosesnya ditanggung pemerintah,” kata Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Padang, Mairizon, Kamis (18/6)

Namun kata Mairizon, jika ada permintaan pihak keluarga yang meminta dikuburkan di pandam pekuburan keluarga, diperbolehkan. Tapi penyelenggaraan jenazah hingga terkubur tetap dilakukan pemerintah sesuai SOP pemakaman Covid-19, dan pihak keluarga tak boleh ikut. (tin)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Fanpage Facebook

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional