Menu

80 Persen Hewan Kurban sudah Diperiksa

  Dibaca : 201 kali
80 Persen Hewan Kurban sudah Diperiksa
PERIKSA GIGI— Kepala Dinas Pertanian Kota Padang, Syahrial Kamat memeriksa gigi seekor sapi di salah satu tempat penjualan hewan kurban, Selasa (28/7).

KALAWI, METRO
Menjelang Hari Raya Idul Adha, Wali Kota Padang, Mahyeldi Ansharullah bersama Dinas Pertanian melakukan pengawasan dan pemeriksaan kesehatan hewan kurban. Pemeriksaan itu dilakukan di salah satu penjualan hewan kurban sapi di Kampung Kalawi, Kecamatan Kuranji, Selasa (28/7).

Pada kesempatan tersebut, beberapa petugas kesehatan dari Dinas Pertanian Kota Padang memeriksa kondisi fisik. Seperti pengecekan kulit sapi, gigi sapi, mata, dan bagian tubuh lainnya dari puluhan sapi yang dijual di tempat penjualan hewan kurban tersebut.

Setelah selesai pemeriksaan dan dipastikan hewan kurban dalam kondisi sehat, Dinas Pertanian kemudian memberikan stiker di tempat penjualan tersebut. Ini artinya adalah tempat penjualan hewan itu menjual hewan kurban yang sehat.

Wali Kota Padang, Mahyeldi Ansharullah mengatakan, jelang Idul Adha dan pemotongan hewan kurban, Pemko Padang rutin melakukan pemeriksaan terhadap kondisi kesehatan hewan-hewan kurban yang akan dipotong. “Pemeriksaan hewan kurban ini wajib kita lakukan untuk menjamin daging-daging hewan kurban yang akan dikonsumsi masyarakat Kota Padang terjamin kesehatannya,” ujar Mahyeldi.

Mahyeldi menambahkan, sejauh ini Pemko Padang melalui Dinas Pertanian Kota Padang telah memeriksa sekitar 80 persen hewan kurban yang ada di Kota Padang termasuk hewan-hewan kurban yang berada di tempat penjualan dan di tempat penampungan sementara.

Ia menjelaskan, pemeriksaan kesehatan yang dilakukan meliputi melihat kondisi fisik setiap hewan kurban yang akan diperjualbelikan kepada masyarakat untuk Idul Adha.

“Pemeriksaan fisik seperti melihat kulit hewan kurban, gigi, mata, air ludah, dan bagian tubuh lainnya. Hewan kurban yang dijual pastinya tidak boleh cacat,” terangnya.

Mahyeldi menyebutkan, setelah hewan-hewan kurban itu diperiksa kesehatannya, maka tempat penjualan hewan kurban akan diberikan stiker yang menandakan tempat penjualan itu layak untuk disembelih. Ia meminta kepada masyarakat atau pengurus masjid dan mushalla di Kota Padang, dalam membeli hewan kurban disarankan untuk melihat apakah tempat penjualan itu memiliki stiker yang telah diperiksa.

Selain itu, kata Mahyeldi, pemeriksaan terhadap kesehatan hewan kurban di Kota Padang akan terus dilakukan sampai hari pemotongan hewan kurban tersebut tersebut. Sejauh ini di 11 kecamatan di Kota Padang, belum diterima laporan terkait kejanggalan pada kondisi hewan kurban di Kota Padang.

Mahyeldi mengungkapkan, untuk Idul Adha tahun ini, terjadi penurunan jumlah hewan kurban yang akan disembelih di Kota Padang dibandingkan tahun lalu. Hal itu disebabkan karena perekonomian masyarakat yang masih berangsur pulih akibat pandemi Covid-19.

“Kami perkirakan penurunan jumlah hewan kurban di Kota Padang dibandingkan tahun lalu yakni sekitar 15 sampai 20 persen. Tahun lalu hewan kurban di Kota Padang ada sekitar 7 ribu ekor,” tuturnya.

Namun, ia menegaskan, bahwa untuk ketersediaan hewan kurban yakni sapi di Kota Padang pada Idul Adha tahun ini dirasakan akan cukup. Pasalnya di Kota Padang ini memiliki sekitar 57 tempat penjualan sapi kurban yang bisa menjual sapi kurban kepada masyarakat.

Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian Kota Padang, Syahrial Kamat mengatakan, sampai saat ini Dinas Pertanian Kota Padang telah melakukan pemeriksaan kesehatan terhadap hewan kurban sekitar 7 ribu ekor. Terdiri dari sapi dan kambing kurban yang didata dari setiap penampungan dan tempat penjualan hewan kurban di Kota Padang.

Syahrial menambahkan, sampai saat ini, Dinas Pertanian Kota Padang belum menemukan hewan kurban yang memiliki penyakit baik dari segi fisik maupun kesehatan di dalam tubuh hewan kurban. “Alhamdulillah sampai saat ini belum ada yang aneh-aneh. Namun kami tetap terus melakukan pemeriksaan sampai perayaan Idul Adha berakhir,” tuturnya. (cr1)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional