Menu

8 Pencuri Spesialis Pikap Dibekuk, 15 masih Buron

  Dibaca : 772 kali
8 Pencuri Spesialis Pikap Dibekuk, 15 masih Buron
MALING PIKAP— Kapolres Padangpariaman AKBP Zamroni Wibowo memberikan keterangan pers penangkapan 8 orang yang diduga berkomplot dalam pencurian spesialis mobil pikap.

PADANGPARIAMAN, METRO–Delapan pelaku pencurian spesialis mobil pikap ditangkap Polisi Resort Padangpariaman beserta satu orang penadah, kemarin. Sementara itu 15 orang pelaku lainnya masih menjadi buronan polisi.

Kapolres Padangpariaman, AKBP Zamroni Wibowo mengatakan, setelah Unit Reskrim yang dikepalai Abdul Khadir Jailani mengembangkan kasus tersebut, diketahui semua pelaku berjumlah 24 orang.

“Pengungkapan ini berawal dari tertangkapnya salah satu pelaku atas nama DU pada kawasan Kerinci saat akan menjual mobil Suzuki Futura hasil curian di Padangpariaman,” ujarnya.

Lebih lanjut dikatakannya, pelaku ditangkap pada Mei 2019. Kemudian dari pelaku dimintai keterangan. Ternyata pelaku merupakan salah satu kelompok Garigiak atau yang dikenal dalam dunia kejahatan dengan nama lain Kak Lung.

Setelah itu, kata Kapolres, Tim Gagak Hitam dari unit Reskrim melakukan operasi dan pengejaran untuk menangkap “Kak Lung” itu. “Nah pada Agustus 2019 kami berhasil menangkap Ketua Komplotan Ranmor tersebut, yakni Garigiak alias Kak Lung bersama satu orang rekannya atas nama Ali Monden di Pekanbaru,” ungkap Wibowo.

Tidak hanya sampai di situ, pihak Reskrim Polresta Padangpariaman kembali mengembangkan kasus. Dari pengakuan si Garigiak dan Ali Monden, anggota berhasil mengantongi identitas pelaku lainnya. “Tiga bulan setelah itu kami mendapat info kalau pelaku lainnya berada di Jakarta atas nama Hermanto alias Mantoyo,” jelas Kapolres.

Sama dengan keterangan pelaku lainnya, Mantoyo membocorkan identitas tersangka lainnya yang merupakan saudara kandung atas nama Saiful Patri dan Saiful Kiri. “Duo Saiful itu baru kami ketahui keberdaanya pada November 2019. Keduanya ditangkap ditempat berbeda, satu diringkus pada kawasan Jambi dan satu lagi di Padangpariaman,” ungkap Wibowo.

Kasus ini ternyata tak berhenti setelah tertangkapnya Duo Saiful tersebut, rupanya ada lagi tersangka lainya atas nama Mardison dan Nofriandi. “Mardison dan Nofriandi itu kami tangkap pada Desember 2019 di Pekanbaru,” kata Kapolres.

Diketahui, hingga hari ini baru 8 orang pelaku yang berhasil ditangkap. Namun polisi telah mengantongi 15 identitas pelaku lainnya. “Iya, baru 8 pelalu yang berhasil kami jaring, masih ada 15 pelaku lainnya yang masih dalam pengejaran. Terlepas dari itu, satu orang penadah juga berhasil kami amankan atas nama Efi Junaidi alias Yola,” pungkasnya.

Dikatakannya, penadah atas nama Yola sudah mendekam di lapas kelas II B Solok. Kapolres Wibowo juga menuturkan modus pelaku dalam melancarkan aksi mereka dengan merusak kontak kunci mobil menggunakan kunci T. “Dari pelaku yang berhasil ditangkap, diamankan barang bukti berupa 6 mobil L 300, 2 unit pikap Zusuki, serta beberapa buku rekening tabungan,” tutupnya. (z)

Editor:
KOMENTAR

1 Komentar

Fanpage Facebook

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional