Close

7500 Ekor Bibit Ikan  Ditebar di Irigasi Desa Rantih

TEBAR BIBIT IKAN--Walikota Sawahlunto Deri Asta bersama GM PTBA Sawahlunto Yulfaizon menebar bibit ikan nila di aliran irigasi Desa Rantih.

SAWAHLUNTO, METRO–Sebanyak 7.500 ekor bibit ikan nila diserahkan PTBA Sawahlunto untuk Desa Rantih, Senin (14/3). Penebaran ribuan bibit ikan ini untuk memberda­yakan sumberdaya air untuk kepentingan masya­rakat.  General Manager PTBA Pertambangan Ombilin Yulfaizon mengatakan, bantuan ikan untuk aliran irigasi di Desa Rantih Kecamatan Talawi itu merupakan salah satu bagian dari Corporate Social Responsibility (CSR) perusahaan bagi ma­sya­rakat di lingkungan sekitar perusahaan.

“Kami berharap melalui bantuan ini turut me­numbuhkan sektor perikanan sekaligus mendo­rong ekonomi produktif masyarakat. Kemudian memotivasi masyarakat dalam menjaga kelestarian air di aliran irigasi, karena sekarang ikannya dilepas di irigasi yang artinya kalau kebersihan tidak dijaga tentu beresiko ikannya bisa mati atau gagal panen,” kata Yulfaizon.

Yulfaizon menyebutkan, bantuan ikan itu di­serahkan kepada Pemerintah Desa (Pemdes) se­tempat, selanjutnya dibe­rikan kewenangan kepada Pemdes tersebut untuk melibatkan masyarakat dalam mengelola bantuan tersebut.

“Sebelumnya beberapa minggu lalu dalam rangka HUT ke-41, PTBA juga telah menyerahkan bantuan ikan yang total­nya sebanyak 45 ribu ekor dengan jenis ikan nila, ikan garing dan ikan mas. Ada sejumlah lima desa dan empat Kelurahan yang kami berikan bantuan bi­bit ikan itu,” jelas Yulfaizon.

Yulfaizon mengatakan, PTBA juga akan membantu penyelenggaraan Sosialisasi Pengembangan Budidaya Ikan sekaligus sharing session bersama pembudidaya ikan yang telah sukses dengan anggaran CSR dan menyediakan lokasi acara yakni di Hall Ombilin.

Wali Kota Sawahlunto Deri Asta menyampaikan, apresiasi dan terima kasih kepada PTBA atas duku­ngan dan bantuan yang diberikan tersebut, disampaikannya hal itu menegaskan kepedulian PTBA dalam membantu ma­syarakat dan menumbuhkan ekonomi produktif. “Saya berpesan agar De­sa Rantih dapat mengelola dengan baik bantuan ini, dijaga dan dipelihara. Akan semakin bagus de­ngan adanya pengaturan dari Pemerintah Desa se­perti ketentuan-ketentuan melalui kesepakatan yang tertuang dalam Surat Ke­putusan (SK) Kepala Desa, bisa didukung juga dengan APBDes,” kata Deri.

Walikota menyampaikan Pemko Sawahlunto juga mengajukan proposal bantuan untuk perairan umum dengan sasaran Kelompok Masyarakat Pengawas (Pokmawas), proposal ini diajukan kepada Pemprov Sumatera Barat.

Sementara, Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan Henni Purwaningsih mengatakan kegiatan yang dilaksanakan oleh Pemkot Sawahlunto dalam pe­ningkatan produksi ikan selama ini adalah Gerakan Masyarakat Makan Ikan (Gemarikan), bantuan bi­bit ikan melalui Balai Benih Ikan dan pembinaan kelompok-kelompok untuk peningkatan produksi ikan dan pengolahan hasil perikanan.  “Untuk jumlah konsumsi ikan di Sawah­lunto sekarang sebesar 2.479 ton, sementara pro­duksi ikan adalah sebesar 216 ton. Ini menggambarkan potensi pengemba­ngan perikanan masih terbuka luas di Sawahlunto, artinya peluang yang sa­ngat baik dimanfaatkan,” kata Henni. (pin)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

0 Comments
scroll to top