Menu

74 Tahun Pasaman Masih ada Menyisakan Persoalan

  Dibaca : 59 kali
74 Tahun Pasaman Masih ada Menyisakan Persoalan
Kantor Bupati Kabupaten Pasaman (foto : dickiaghaniy.blogspot)

PASAMAN, METRO – Genap 74 tahun umur Pemkab Pasaman tepatnya 8 Oktober 2019. Usia yang sangat matang bagi sebuah daerah dalam perkembangan pembangunannya. Di hari jadi Pasaman ke-74 ini pula merupakan tahun ketiga masa kepemimpinan Yusuf Lubis-Atos Pratama sebagai Bupati dan Wakil Bupati Pasaman.

Namun, diusianya yang sudah tidak muda ini, lagi sederet persoalan kehidupan masih membelit masyarakatnya. Mulai dari kemiskinan, pengangguran, infrastruktur dan tidak tersedianya lapangan pekerjaan. Minimnya terobosan serta kebijakan dan program pro rakyat menjadi salah satu penyebab kabupaten ini masih tertinggal jauh dibanding daerah lainnya.

Sejumlah catatan kecil yang berisi pemikiran, harapan dan aspirasi lahir dari para tokoh masyarakat, tokoh pemuda, tokoh politik dan elemen masyarakat lainnya pada peringatan hari jadi ke-74 kabupaten ini.

Anggota DPRD Sumbar Benny Utama mengatakan, momentum ulang tahun ini dapat dijadikan sebagai bahan evaluasi untuk perbaikan ke depan. Ia mengakui, bahwa infrastruktur di sejumlah kecamatan masih tertinggal jauh. Khususnya di lima kecamatan dari total 12 kecamatan di Pasaman. Akibatnya, angka kemiskinan dan penganguran masih cukup tinggi di wilayah tersebut.

“Infrastruktur di 5 kecamatan harus jadi prioritas ke depan seperti Mapattunggul, Mapattunggul Selatan, Rao Utara, Duokoto dan Tigonagari tetap harus kita dorong pembangunan disana,” katanya.

Sebagai wakil rakyat Pasaman di DPRD Sumbar, Benny Utama berjanji akan bersinergi dengan Pemkab Pasaman. Berbagai program ditingkat provinsi akan ia dorong untuk memajukan Pasaman ke depan.”Kita akan mencoba, mana yang menjadi tugas Provinsi, akan kita perjuangkan,” katanya. (cr6)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Fanpage Facebook

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional