Menu

730 Pedagang Lama Pasa Ateh telah Daftar Ulang

  Dibaca : 361 kali
730 Pedagang Lama Pasa Ateh telah Daftar Ulang
RAMPUNG—Pembangunan gedung baru Pasa Ateh hampir rampung. (ulfa musriadi/posmetro)

BUKITTINGGI, METRO – Sejak dibuka pendaftaran ulang pada 14 Oktober lalu, baru 730 pedagang pemegang kartu kuning korban kebakaran Pusat Pertokohan Pasa Ateh yang melakukan pendaftaran ulang pada Dinas Koperasi UKM dan Perdagangan Kota Bukittinggi. Namun, masih ada 33 pemegang kartu kuning lainnya yang masih belum melakukan pendaftaran ulang.

Kepala Dinas Koperasi UKM dan Perdagangan Kota Bukittinggi Muhammad Idris kemarin mengatakan, seiring dengan hampir rampungnya pekerjaan pembangunan Pusat Pertokohan Pasa Ateh, Dinas Koperasi UKM dan Perdagangan mengimbau agar para pedagang yang belum mendaftar ulang untuk segera mendaftar kembali.

“Apabila dalam batas waktu yang diberikan tidak juga mendaftar, tentu pedagang yang bersangkutan tidak berminat lagi untuk menempati toko di Pasar Atas,” ujar Kepala Dinas Koperasi UKM, dan Perdagangan Kota Bukittinggi Muhammad Idris.

Idris mengatakan, apabila pendaftaran ulang bagi pedagang pemegang kartu kuning ini telah selesai, maka akan dilanjutkan dengan pendaftaran ulang bagi pedagang penyewa yang menjadi korban kebakaran Pasar Atas. Hal ini dilakukan karna jumlah pedagang penyewa juga cukup banyak dan perlu didata ulang, agar tidak terjadi tumpang tindih dalam pendaftaran ulang antara pemegang kartu kuning dengan penyewa.

Untuk proses pendaftaran ulang ini, memang diprioritaskan dahulu pedagang pemegang kartu kuning yang dikeluarkan oleh Pemko Bukittinggi melalui Dinas Koperasi UKM dan Perdagangan. Selanjutnya baru diprioritaskan untuk pedagang penyewa.

“Apabila proses pendaftaran ulang pedagang pemegang kartu kuning dan pedagang penyewa ini telah selesai, maka dilanjutkan dengan pendaftaran ulang bagi pedagang lapangan harian pedagang lapangan bulanan,” kata Idris.

Terkait dengan penempatan pedagang pada 835 petak toko di Pusat Pertokohan Pasar Atas yang baru dibangun itu, nantinya pedagang akan ditempatkan sesuai jenis dagangan mereka masing masing. Setelah itu baru dilakukan lotting tempat.

“Untuk penempatan pedagang ini kita juga melibatkan pengurus Persatuan Pedagang Pertokoan Pasar Bertingkat (P4B), Ketua Blok, dan Satpam,” ungkap Idris.

Ia juga mengimbau kepada pedagang yang masih ragu akan proses pendaftaran ulang ini, untuk dapat menanyakan langsung ke Kantor Dinas Koperasi UKM dan Perdagangan. (u)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Fanpage Facebook

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional