Close

72 Persen Masyarakat Bergerak di Sektor Pertanian di Tanah Datar

Bupati Tanah Datar Eka Putra berkunjung ke Kementerian Pertanian Republik Indonesia (Kementan RI), Selasa, (20/9) di Jakarta yang disambut Wakil Menteri Pertanian (Wamentan) Harvick Hasnul Qolbi.

TANAHDATAR, METRO–Bupati Tanah Datar Eka Putra berkunjung ke Kementerian Pertanian Republik Indonesia (Kementan RI), Selasa, (20/9) di Jakarta yang disambut Wakil Menteri Pertanian (Wamentan) Harvick Hasnul Qolbi. Dalam kunjungan itu Bupati didampi­ngi Asisten Ekonomi dan Pemba­ngunan Abdul Hakim, Plt. Kepala Dinas Pertanian Sri Mulyani, Sekretaris Baperlitbang Adri­yanti Rustam dan Kabid Keta­hanan Pangan Dinas Pertanian Wel Embra.

Di kesempatan itu Wamentan Harvick Hasnul Qolbi me­ngapresiasi penghargaan pe­ngendalian inflasi di Kabupaten Tanah Datar beberapa waktu lalu.  Wamentan juga mendo­rong pemerintah Kabupaten Tanah Datar untuk meningka­t­kan produksi dan menggiatkan hilirisasi pertanian. “Hilirisasi tidak hanya dapat menyerap hasil pertanian agar memiliki nilai tambah, tetapi juga dapat mengendalikan inflasi pangan agar stabil, serta mendorong hadirnya usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) untuk da­pat memasarkan produk-produk pertanian Tanah Datar,” kata­nya.

Sementara itu Bupati Eka Putra mengungkapkan di Tanah Datar memiliki 4 (empat) program unggulan di bidang pertanian, yakni Bajak Sawah Gratis, meningkatkan asuransi tani, meningkatkan kuota pupuk bersubsidi dan perbaikan irigasi.  “Sebanyak 72 persen  perekonomian masyarakat Tanah Datar bergerak di sektor pertanian. Karena itu saya bersama Wakil Bupati sepakat menjadikan 4 hal itu menjadi Progul yang kemudian telah disahkan, karena saat kami terjun ke tengah ma­sya­rakat, permasalahan dan pe­ngaduan yang disampaikan hampir sama yang kemudian dirangkum menjadi 4 poin itu,” katanya.

Ditambahkan Eka, Tanah Datar mendapat penghargaan sebagai kabupaten dengan pengendalian inflasi daerah terbaik di wilayah Sumatera. Apresiasi tersebut diberikan pada Rapat Koordinasi Nasional Tim Pe­ngendali Inflasi Pusat dan Dae­rah (TPIP dan TPID) di Surabaya, Rabu, (14/9) lalu.  “Alhamdulillah, melalui program TPID Tanah Datar yakni inovasi Peduli Babe, yaitu Peningkatan Produksi dan Hilirisasi Bawang Merah dan Cabe Merah berhasil me­raih penghargaan tingkat nasional,” pungkasnya. (ant)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

0 Comments
scroll to top