Close

7 Tahun Menanti, Kantor Lurah Batipuh Panjang Mulai Dibangun

PELETAKAN BATU PERTAMA— Wali Kota Padang Hendri Septa meletakkan batu pertama tanda dimulainya pembangunan gedung baru Kantor Lurah Batipuh Panjang, Kecamatan Koto Tangah, Selasa (21/9) lalu.

BATIPUAH PANJANG, METRO–Masa penantian masyarakat Batipuh Panjang selama tujuh tahun pun akhirnya terwujud. Wali Kota Padang Hendri Septa meletakkan batu pertama tanda dimulainya pembangunan gedung baru Kantor Lurah Batipuh Panjang, Kecamatan Koto Tangah, Selasa (21/9) lalu.

Diharapkan hadirnya Kantor Lurah Batipuh Pan­jang ini dapat memberikan kenyamanan dalam pela­yanan publik terbaik. “Ke­lurahan merupakan in­stan­si pemerintah yang ber­sentuhan langsung dengan masyarakat dalam pela­yanan. Untuk memberikan pelayanan tersebut sudah selayaknya Pemerintah Kota Padang memiliki kan­tor lurah yang repre­sen­tatif,” sebut wako dalam sambutannya.

Ia menambahkan, pem­­bangu­nan gedung kan­­tor lurah menjadi skala pri­oritas pihaknya, karena tanpa kantor lurah yang layak tidak mungkin Pe­merintah Kota Padang da­pat mem­berikan pelaya­nan prima, efektif dan efi­sien kepada masyarakat.

“Alhamdulillah Peme­rintah Kota Padang dalam kurun waktu 5 tahun sudah dapat membangun seba­nyak 25 kantor lurah. Di­mana pada tahun 2021 ini di­lak­sanakan pem­ba­ngu­nan kantor lurah se­banyak 4 unit. Diantaranya dari 4 kantor lurah itu yakni Kan­tor Lurah Kampuang Jua, Kantor lurah Batipuh Pan­jang, Kantor Lurah Lam­bung Bukit dan lanjutan Kantor Lurah Parak Ga­dang,” bebernya.

Ia menyebut, terkait pembangunan Kantor Lurah Batipuh Panjang yang saat ini dilakukan peletakkan batu pertama yaitu menggunakan APBD Kota Padang melalui DPA Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang tahun 2021 sebesar Rp1,8 miliar.

“Pelaksanaan fisiknya selama120 hari kalender setelah peletakkan batu pertama hari ini,” ulasnya.

Terakhir Wako Hendri Septa menegaskan bahwa kantor lurah memiliki fungsi sebagai tempat pelayanan bagi masyarakat untuk menyampaikan aspirasi, memberikan kritikan dan hal penting lainnya.

“Kantor Lurah tidak boleh kosong sewaktu jam kerja, maka dari itu diharapkan kepada camat dan lurah jangan sampai ada masyarakat melapor kepada wali kota bahwa kantor lurah belum buka atau tutup sebelum jam tutup. Maka dari itu, kepada sebanyak 104 kelurahan di Kota Padang harus berkomitmen melihatkan jati diri untuk betul-betul memberikan pelayanan prima kepada masyarakat,” tegas wali kota.

“Ingat yang akan mengawasi setiap pekerjaan adalah Allah SWT dan mari kita berjanji untuk selalu melayani masyarakat dengan baik,” pungkasnya. (rel)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

0 Comments
scroll to top