Close

7 Kali Beraksi di Pariaman, Spesialis Jambret Hp Diciduk di Pekanbaru

JAMBRET— Pelaku R (40) yang merupakan spesialis jambret Hp sudah diamankan di Polres Pariaman usai ditangkap di Kota Pekanbaru.

PARIAMAN, METRO–Sempat kabur saat digerebek di kedia­mannya, seorang pelaku spesialis jambret handphone (Hp) diringkus Tim Sparta Satreskrim Polres Pariaman di tempat pesem­bunyiannya di Kota Pe­kanbaru, Jumat (3/6). Tak tanggung-tang­gung, pelaku ternyata sudah melakukan aksinya di tujuh lokasi ber­beda di Pariaman.

Saat ditangkap, pelaku berinisial R (40) dibuat tidak berkutik dan hanya bisa pasrah diborgol petugas. Setelah itu, dilakukanlah penggeledahan hingga di­te­mukan enam unit Hp berbagai merek yang me­rupakan hasil dari aksi pejambretan yang dilakoni pelaku.

Kasat Reskrim Polres Pariaman AKM Muham­mad Arvi mengungkap­kan, pelaku spesialis jam­bret ini memang agak sulit untuk ditangkap. Pasalnya, se­belum ditangkap di Pe­kan­baru, pihaknya sudah per­nah melakukan peng­ge­rebekan di kediaman­nya, namun pelaku berhasil lolos.

“Kami pernah menggerebek rumahnya di Kecamatan VII Koto Su­ngai Sariak pada minggu lalu. Namun, pelaku bisa lolos dari sergapan kami. Empat hari setelah itu, pelarian pelaku terendus sehingga berhasil ditangkap di Kota Pekanbaru,” ungkap AKP Arvi.

Dijelaskan AKP Arvi, saat penangkapan, pihaknya mengamankan barang bukti berupa enam unit Hp berbagai merek yang belum berhasil dijual oleh pelaku. Hanya saja, berdasarkan pengakuan dari pelaku, sudah ada Hp yang sudah berhasil dijualnya.

“Dari pengakuan pelaku sudah tujuh kali beraksi di Kota Pariaman dengan sasaran pengendara sepeda motor yang sedang mengunakan Hp. Rata-rata korbannya adalah perempuan, karena menurut pelaku kalau korbannya perempuan tidak terlalu sulit menjambretnya,” ungkap AKP Arvi.

Tidak hanya itu, pelaku juga merupakan residivis, sudah empat kali masuk penjara dengan kasus narkoba dan jambret. Meski sudah sering keluar masuk penjara, ternyata pelaku tidak juga kapok dan malah kembali melakukan kejahatan atau tindakan kriminal.

“Setelah kami tangkap di Pekanbaru, pelaku kami bawa ke Polres Pariaman untuk diproses huku. Terhadap pelaku, dijerat pasal 365 tentang pencurian dengan kekera­san dengan ancaman kurungan maksimal 9 tahun penjara,” tutupnya. (ozi)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

0 Comments
scroll to top