Menu

640 Dokter Gugur selama Pandemi Covid-19

  Dibaca : 123 kali
640 Dokter Gugur selama Pandemi Covid-19
bertugas— Dokter yang bertugas di RSD Covid-19 Wisma Atlet Kemayoran Jakarta.

JAKARTA, METRO–Ketua Pelaksana Harian Mitigasi Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (PB IDI) Dr. Mahesa Paranadipa menyampaikan bahwa dokter yang gugur selama masa pandemi Covid-19 bertambah menjadi 640 orang.

“Sebelumnya kami sem­pat mengumumkan di angka 598 teman sejawat dokter (yang meninggal dunia), di Agustus angka kami update dengan pen­jum­lahan yang masih cu­kup tinggi di angka 640 jiwa dokter sejawat yang telah gugur,” ujar Mahesa dalam sebuah webinar, Rabu (5/8).

Dengan demikian, ter­jadi penambahan jumlah dokter meninggal seba­nyak 42 orang sejak akhir Juli. Kematian 42 dokter tersebut tersebar di sem­bilan provinsi di Indonesia yaitu Jawa Timur, Jawa Tengah, Jawa Barat, DKI Jakarta, Sumatera Utara, Bali, Kalimantan Timur, Lampung, dan Gorontalo.

Lebih lanjut, Mahesa mengatakan bahwa ber­dasarkan data per bulan, jumlah kematian dokter pada bulan Agustus hingga tanggal 3 sebanyak tujuh orang.

Sementara pada Juli, jumlah dokter yang gugur mencapai angka tertinggi yaitu sebanyak 199 orang dalam sebulan. Sementara pada Juni, jumlah dokter yang tutup usia ada 52 orang.

Dengan demikian, me­nurut dia, dapat dikatakan terjadi penurunan jumlah kematian dokter dibanding dua bulan lalu. Namun, Mahesa mengatakan penu­runan tersebut tidak boleh membuat IDI menjadi le­ngah memantau kondisi para dokter. “Kami dari tim mitigasi Ikatan Dokter Indonesia perlu tetap me­man­tau kondisi teman-teman sejawat dokter di beberapa wilayah,” kata dia.

Mahesa mengatakan penurunan jumlah kasus kematian dokter sebe­nar­nya terjadi seiring dengan menurunnya kasus harian positif Covid-19 saat ini. Dia berharap Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Ma­syarakat (PPKM) Level 4 bisa diterapkan lebih efektif agar kasus harian semakin turun, sehingga turut me­nye­lamatkan nyawa para tenaga kesehatan.

“Ini mudah-mudahan teman-teman sejawat, te­naga kesehatan yang ber­tugas di pelayanan kese­ha­tan tetap optimistis mem­berikan pelayanan dengan stamina yang baik, se­hingga keselamatan, ke­sehatan mereka pun bisa terjaga,” ujar Mahesa. (jpg)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional