Close

63 Persen Anggaran Pendidikan Dikelola Daerah

HARDIKNAS— Pengibaran bendera merah putih saat Peringatan Hardiknas di Lapangan M Yamin Muaro Sijunjung, Kamis (2/5). (eky prima endo/posmetro)

SIJUNJUNG, METRO – Dunia pendidikan saat ini masih dihadapkan dengan persoalan kompleksitas masalah tenaga kependidikan, sistem dan berbagai persoalan lainnya. Pemerintah daerah diharapkan agar mampu mengambil peran aktif dalam memanfaatkan anggaran dari APBN melalui Dana Alokasi Umum (DAU) maupun Dana Alokasi Khusus (DAK) dengan memperhatikan kualitas pemanfaatan untuk program-program prioritas serta APBD yang menjamin anggaran pendidikan minimal 20 persen.

Hal itu disampaikan oleh Ketua Pengadilan Negeri Muaro, Rendra Yosar Dharma Putra saat bertindak sebagai inspektur upacara bendera dalam rangka Peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) yang dilaksanakan di Lapangan M Yamin Muaro Sijunjung, Kabupaten Sijunjung, Kamis (2/5).

Dalam sambutan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Muhadjir Effendy yang dibacakan Rendra tersebut, nyampaikan bahwa pada saat ini masih dihadapkan pada kompleksitas masalah guru dan tenaga kependidikan.

“Pada saat ini, kita juga masih sering menjumpai kasus-kasus yang tidak mencerminkan kemajuan pendidikan, betapapun pemerintah senantiasa responsif dalam memecahkan masalah-masalah tersebut selaras dengan paradigma pendidikan. Kita juga mencatat, anggaran pendidikan kita sekitar 63 persen dikelola daerah,” ucapnya.

“Manakala pemerintah daerah dan segenap pemangku kepentingan yang ada, proaktif dan lebih aktif dalam mendorong kemajuan dunia pendidikan dan kebudayaan, maka pembangunan pendidikan dan kebudayaan dalam rangka penguatan sumber daya manusia yang berkualitas akan berjalan secara optimal,” lanjutnya.

Dalam upacara tersebut, dorongan untuk semua pihak agar bersama untuk memperbaiki kualitas pendidikan demi kemajuan dunia pendidikan di daerah dan nasional sangat dibutuhkan.

“Pendidikan merupakan kunci utama dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia. Perbaikan dan pengelolaan yang lebih baik sangat dibutuhkan untuk membekali generasi dengan ilmu pengetahuan dan pendidikan yang memadai ke depannya,” tambahnya. (ndo)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

0 Comments
scroll to top