Menu

623 Pasien Covid-19 masih Jalani Perawatan di Kabupaten Agam

  Dibaca : 94 kali
623 Pasien Covid-19 masih Jalani Perawatan di Kabupaten Agam
Angka penularan Covid-19 di Kabupaten Agam sudah menyentuh 7.375 kasus, Rabu (25/8).

AGAM, METRO–Angka penularan Covid-19 di Kabupaten Agam sudah menyentuh 7.375 kasus,  Rabu (25/8). Sebanyak 623 orang pasien di antaranya masih menjalani perawatan atau merupakan kasus aktif Covid-19.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Agam, dr Hendri Rusdian menyebutkan, jumlah kasus aktif Covid-19 masih terus bergerak. Angka kasus aktif tergantung kepada jumlah kasus terkonfir­masi, kasus kesembuhan dan kasus meninggal du­nia. “Pada hari ini, dila­porkan sebanyak 33 ka­sus terkonfirmasi Covid-19, kesembuhan 19 orang dan meninggal dunia aki­bat Covid-19 1 orang,” ujar dr Hendri.

Dari 33 penambahan kasus baru Covid-19 itu rincinya, 9 orang di an­taranya merupakan war­ga Tilatang Kamang. Lalu 6 warga Tanjung Raya. Lubuk Basung, IV Koto, Banuhampu dan Can­dung masing-masing me­nambah 3 kasus terkon­firmasi Covid-19. Ampek Angkek dan Baso masing-masing 2 kasus, Pa­lem­bayan dan Kamang Magek masing-masing 1 kasus.

“Dengan penambahan 33 kasus itu membuat total kumulatif Covid-19 tercatat sebanyak 7.375 kasus,” sebut dr Hendri.

Sedangkan penambahan pasien sembuh Covid-19 berasal dari Tilatang Kamang sebanyak 7 orang, IV Koto 4 orang, Ampek Angkek 3 orang, Sungai Pua 2 orang.

Lalu Lubuk Basung, Tanjung Raya dan Banuhampu masing-masing menambah 1 warga yang sembuh Covid-19. Total kasus kesembuhan hari ini tercatat sebanyak 6.543 kasus.

Kasus pasien meninggal dunia bertambah 1 kasus yang merupakan warga Lubuk Basung. Total kasus meninggul dunia akibat Covid-19 tercatat sebanyak 191 orang. “Dari penambahan kasus terkonfirmasi, kasus kesembuhan dan meninggal dunia, hari ini kasus aktif Covid-19 atau warga yang masih dirawar dan menjalani isolasi mandiri sebanyak 623 orang,” sebut dr. Hendri.

Pihaknya, terus mengingatkan masyarakat untuk tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan Covid-19. Menurutnya penularan virus Covid-19 nyaris tidak terlihat, bahkan penularannya bisa datang dari Orang Tanpa Gejala (OTG).

“Kita tidak tahu dari mana dan dari siapa virus ini akan menyebar, untuk itu, tidak hentinya kami ingatkan, jangan sampai tidak menaati aturan protokol kesehatan Covid-19,” ujar dr Hendri. (pry)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional