Menu

6 Usaha Menengah dan Kecil Raih Anugerah Siddhakarya

  Dibaca : 751 kali
6 Usaha Menengah dan Kecil Raih Anugerah Siddhakarya

PADANG, METRO
Enam badan usaha menengah dan kecil di Sumbar meraih anugerah produktivitas Siddhakarya Tahun 2020, Senin (21/12) di Kota Padang. Anugerah Siddhakarya Tahun 2020 diserahkan oleh Gubernur Sumbar yang diwakili oleh Staf Ahli Gubernur Bidang Ekonomi dan Keuangan Setdaprov Sumbar, Delliyarti.

Enam badan usaha menengah dan kecil di Sumbar diganjar penghargaan, karena dinilai berhasil menerapkan konsep produktivitas dan peningkatan kualitas manajemen sepanjang tahun 2020.

Perusahaan yang memperoleh Anugerah Siddharkarya akan mewakili Sumbar di tingkat nasional dalam penghargaan atau Anugerah Pramakarya tahun 2021 yang langsung diserahkan oleh Presiden Republik Indonesia (RI) Joko Widodo (Jokowi).

Enam badan usaha menengah dan kecil yang memperoleh Anugerah Siddharkarya tahun 2020 yakni, kategori badan usaha menengah, RSU Citra BMC Padang mendapatkan penghargaan dengan nilai performa 525 dengan status perusahaan berkinerja baik.

Disusul RS Mata Padang Eye Center dengan nilai performa 476,5 dengan status perusahaan berkinerja baik. Sementara dikategori usaha kecil, Usaha Kacang Atom GDR Tanahdatar mendapatkan nilai performa 435 berstatus mulai berbenah.

Di urutan kedua, usaha makanan ringan Ganepo 99 yang berasal dari Limapuluh Kota memperoleh nilai performa 427,3 dengan status mulai berbenah. Di urutan ketiga, perusahan yang bergerak di sektor pertanian, PT Blasta Intkarya Global mendapatkan nilai performa 420,2 dengan status mulai berbenah. Terakhir, Anugerah Siddharkarya diberikan kepada usaha Tenun Unggan Lansek Manih asal Sijunjung dengan nilai performa 418 dengan status mulai berbenah.

Staf Ahli Gubernur Bidang Ekonomi dan Keuangan, Delliyarti mengatakan pemberian anugerah merupakan suatu upaya untuk memasyarakatkan konsep produktivitas sekaligus memberikan apresiasi kepada perusahaan yang berkualitas dan memiliki produktivitas yang baik.

Ia mengungkapkan, perusahaan yang memiliki produk berkualitas tinggi perlu ditonjolkan. Sehingga perusahaan yang memperoleh penghargaan dapat jadi motivasi dan pemacu bagi perusahaan lain untuk terus berbenah. “Peningkatan produktivitas juga berimplikasi kepada peningkatan nilai tambah dan perluasan lapangan kerja, sehingga berujung kepada pertumbuhan ekonomi masyarakat Sumbar,” kata Delliyarti.

Dalam menghadapi persaingan global, kata Delliyarti, dunia usaha yang memiliki kemampuan menciptakan nilai tambah hasil produksi akan dapat bersaing. Sementara kemampuan di dalam meningkatkan daya tambah tidak terlepas dari efisiensi, efektivitas, dan peningkatan kualitas yang dilakukan perusahaan.

“Jika semua perusahaan dapat meningkatkan produktivitas, tentu berdampak baik bagi perekonomian dan semakin memperbesar permintaan barang dan jasa. Kami berpesan kepada perusahaan yang memperoleh penghargaan agar terus berinovasi. Selain itu perusahaan yang tereliminasi, agar berbenah. Sehingga di tahun berikutnya dapat lebih baik dan memperoleh penghargaan serupa,” katanya.

Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Sumbar, Nazrizal mengatakan, ada 21 perusahaan di Sumbar yang masuk nominasi pada Agustus lalu. Setelah dilakukan penilaian oleh tim auditor selama kurang lebih empat bulan, maka terpilih enam perusahaan yang menjadi penerima Anugerah Siddharkarya

Perusahaan dan badan usaha terbaik itu terdiri dari dua usaha menengah dan empat usaha kecil yang teresebar di empat daerah, dari Sijunjung, Padang, Tanahdatar dan Limapuluh Kota. “Jadi, ada dua penghargaan yang diberikan kepada badan usaha produktif dan berkualitas. Pertama penghargaan Siddharkarya di tingkat provinsi yang diberikan setiap tahun genap. Kedua, Anugerah Pramakarya dari presiden yang diberikan setiap tahun ganjil,” kata Nazrizal.

Pada tahun 2019 lalu, kata Nazrizal, terdapat dua perusahaan asal Sumbar yang menerima Anugerah Pramakarya dari presiden. Yaitu Kunango Jantan di kategori usaha besar dah Usaha Batik Alesha Collection di dalam kategori usaha kecil.

Jadi, pemenang penghargaan di tingkat provinsi akan menjadi wakil Sumbar di tingkat nasional untuk memperebutkan pengahargaan Pramakarya. “Kami tentu berharap perusahaan yang menerima penghargaan hari ini dapat meneruskan capaian pada tahun lalu. Selain itu kami berharap momentum ini bisa dijadikan motivasi atau pelecut semangat untuk 8.300 badan usaha di Sumbar, baik itu usaha mikro, menengah dan kecil,” katanya. (fan)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional