Menu

6 Petak Rumah Ludes Dilahap Api

  Dibaca : 276 kali
6 Petak Rumah Ludes Dilahap Api
KEBAKARAN— Petugas Damkar berusaha memadamkan api yang membakar lima rumah semi permanen di Bukittinggi dan satu rumah semi permanen di Kabupaten Agam.

BUKITTINGGI, METRO
Lima petak rumah semi permanen di kelurahan Kayu Kubu, Kecamatan Guguak Panjang, Kota Bukittinggi dan satu rumah semi permanen di Jorong Sungai Pua, Nagari Sungai Pua, Kecamatan Palembayan, Kabupaten Agam ludes terbakar, Senin (22/6).

Untungnya, dalam kejadian itu tidak menimbulkan korban jiwa. Namun, besarnya kobaran api lantaran material bangunan yang sebagian besar berbahan kayu, membuat warga setempat panik. Apalagi, lokasi kebakaran berada di kawasan padat permukiman. Kebakaran pun dapat diatasi setelah petugas Damkar tiba di lokasi melakukan pemdaman.

Kasi damkar Bukittinggi, Eko Herdinandes mengatakan, api begitu cepat menyambar bangunan lain sehingga pemilik rumah tidak dapat menyelamatkan barang-barang yang ada di dalam rumah. Dari data di lapangan lima petak rumah semi permanen yang terbakar diantaranya berukuran 10×12 meter sebanyak 2 unit, 5×12 meter sebanyak 2 unit dan 4×5 meter satu unit.

“Bangunannya semi permanen, sehingga api dengan cepat menyebar. Penyebab kebakaran masih belum diketahui dan masih dalam penyelidikan pihak kepolisian. Akibat kebakaran tersebut kerugian ditaksir mencapai Rp 1,7 miliar,” ungkap Eko.

Sementara, Kasatpol PP-Damkar Agam Kurniawan Syahputra mengatakan, musibah kebakaran yang terjadi di Nagari Sungai Pua, sudah berhasil diatasi masyarakat bersama personil pemadam dan aparat setempat, dimana kebakaran itu menyebabkan kerugian mencapai Rp 50 juta.

“Kita berterima kasih atas peran aktif masyarakat yang membantu proses pemadaman kebakaran, sehingga api bisa segera diisolasi sehingga tidak menjalar ke lokasi lain.

Tidak ada korban dalam musibah kebakaran itu, sementara sumber api penyebab kebakaran masih dalam proses penyelidikan pihak berwajib,kuat dugaan api berasal dari dapur, saat keluarga korban memasak yang ditinggalkan untuk suatu urusan saat menjelang magrib itu,” jelasnya. (pry)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Fanpage Facebook

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional