Menu

6 Pengedar Ganja 72 Kg Terancam Hukuman Mati

  Dibaca : 114 kali
6 Pengedar Ganja 72 Kg Terancam Hukuman Mati
PENGEDAR GANJA— Polres Pasaman melakukan jumpa pers terkait penangkapan enam orang pengedar dengan barang bukti 72 kg daun ganja kering.

PASAMAN, METRO – Enam orang tersangka yang berhasil diamankan oleh jajaran satuan narkoba (Satnarkoba) Polres Pasaman beberapa hari yang lalu terancam hukuman mati atau hukuman penjara seumur hidup. Pasalnya, barang bukti narkoba jenis daun ganja kering yang disita dari keenam pelaku sebanyak 72 kilogram.

Hal itu diungkap Kapoles Pasaman, AKBP Hendri Yahya saat jumpa pers, Senin (2/12). Keenam tersangka ini dijerat pidana pasal 114 ayat 2, subsider pasal 115 ayat 2, subsider padal 111 ayat 2, subsider pasal 132 ayat 1 UU Nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika jo UU RI Nomor 11 th 2012 tentang sistem peradilan anak. Dimana ancamannya hukuman mati, seumur hidup, atau 20 tahun penjara.

“Ancamannya memang hukuman mati dan paling rendah 20 tahun penjara. Selain itu, untuk salah satu tersangka di bawah umur, hak-haknya bakal kami penuhi dan proses hukumnya pun sesuai undang-undang perlindungan anak,” kata AKBP Hendri Yahya.

Keenam orang tersangka yakni berinisial HF(17) merupakan salah seorang pelajar kelas III SMA asal Kota Pariaman selanjutnya tersangka BAA (34), dan Dr (37) merupakan warga Simpang Tigo Koto Baru, Kecamatan Luhak Nan Duo, Pasaman Barat. Kemudian RD (26) warga Palembang, DS (31) dan DESE (23) warga Simpang Tigo Bedeng Jorong Sungai Talang, Nagari Koto Baru, Kecamatan Luhak Nan Duo, Pasaman Barat.

Lebih lanjut diakui Kapolres, keenam tersangka memiliki peran masing-masing dalam peredaran narkoba tersebut, ada yang sebagai kurir, pemodal dan hingga pengedar. Mirisnya, jaringan ini melibatkan seorang pelajar yang tidak seharunya terjerumus dalam peredaran ganja tersebut.

“Ini sudah jaringan besar. Sasaran peredaran utaramanya di Sumbar, namun juga sampai tingkat Nasional. Bila ada pemesan di Riau, Palembang maupun daerah Jawa, rombongan ini siap untuk mengantar. Dari hasil pemeriksaan para tersangka, ganja ini bakal diedarkan saat pergantian tahun,” ungkap Kapolres.

Sebelumnya, anggota satuan narkoba (Satnarkoba) Polres Pasaman berhasil menggalkan peredaran narkoba jenis ganja seberat 72 Kilogram di daerah itu dan berhasil mengamankan enam orang tersangka dari dua penangkapan berbeda.

Penangkapan pertama terjadi Sabtu (30/11) malam sekitar pukul 22.30 WIB. Pihak Polres Pasaman berhasil mengamankan salah seorang tersangka masih berstatus pelajar kelas III SMA di Kota Pariaman berinisial HF (17). Pelaku berhasil diringkus di Jalan Lintas Sumatera Medan-Bukittinggi tepatnya di depan SPBU Pertamina Pertanian Rao, Jorong Sumpadang, Nagari Padang Mentinggi, Kecamatan Rao Kabupaten Pasaman.

Dari tangan tersangka HF, polisi berhasil mengamankan barang bukti berupa 21 kg ganja kering siap edar. Namun, pada saat bersamaan salah seorang tersangka lainnya brinisial BTP berhasil melarikan diri ke arah belakang SPBU dan sampai saat ini pihak kepolisian masih melakukan pencarian.

“Ya, terkait tersangka BPT ini sudah kami jadikan DPO, mudah-mudahan secepatnya bisa kita amankan,” katanya.
Usai berhasil mengamankan tersangka HF (17), Polres pasaman kembali melakukan pengembangan. Alhasil, Minggu (1/12) sekitar pukul 01.30 WIB, lima orang tersangka lainnya ditangkap di Jorong Petok, Nagari Panti Selatan, Kecamatan Panti Pasaman usai dilakukan pembuntutan hingga pengejaran dari perbatasan Sumatera Barat dengan Sumatera Utara.

Dari tangan kelima orang tersangka polisi berhasil mengamankan 51 Kilogram ganja kering siap edar. Dari pengakuan semua tersangka, barang haram itu berasal dari Mandailing Natal, Sumatera Utara. (cr6)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Fanpage Facebook

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional