Close

6 Pak Ogah, Pengamen, Pengemis, Anjal Terjaring Razia di Kota Padang

MENCARI UANG DI JALANAN— Sejumlah anjal, pengamen, pak ogah, pengemis terjaring razia Satpol PP di sejumlah perempatan jalan, Sabtu (18/6).

TAN MALAKA, METRO–Petugas Satpol PP Kota Padang kembali menjaring anak jalanan (anjal), penga­men, dan pengemis yang membuat resah pengguna jalan, Sabtu (18/6). Anjal ini beraksi mencari uang di perempatan jalan utama, seperti di traffic light dan U-turn.

“Aksi anak jalanan ini sudah melanggar Perda 11 tahun 2005, tentang Keter­tiban Umum dan Ke­ten­traman Masyarakat,” ung­kap Kepala Satpol PP Mur­salim.

Dijelaskan, total ada 14 orang yang terjaring razia. Diantaranya, 6 orang pak ogah, 1 pengamen, 1 pe­nge­mis, 3 pedagang aso­ngan serta satu badut yang juga melibatkan seorang anak dan istrinya.

Ke-14 orang yang diter­tibkan ini, masih ada dite­mukan orang yang sama dan pernah terjaring sebe­lumnya, dan juga ada yang baru mencoba melakukan aktifitas, namun akhirnya terjaring oleh personel yang tengah melakukan patroli.

“Dari pendataan ada yang sudah lebih dari 1 kali terjaring. Ada juga yang didapati baru mencoba beraktifitas di tempat-tem­pat yang dilarang ter­se­but,” jelas Mursalim.

Seluruh anjal dan pe­nge­mis yang terjaring ra­zia, akhirnya dibawa ke Mako Satpol PP di Jalan Tan Malaka. Mereka yang di­ter­tibkan dilakukan pem­bi­naan sesuai aturan. Selan­jutnya mereka dikirim ke Dinas Sosial Kota Padang untuk pembinaan lebih lan­jut, sehingga tidak lagi ber­aktifitas di jalanan.

“Kita mengimbau ke­pada seluruh warga Kota Pa­dang agar besama-sa­ma menga­wasi untuk men­cip­takan kota Padang yang aman dan nya­man. Akti­fitas di jalanan ini bisa saja mem­bahayakan kesela­matan anak-anak ini, se­perti kece­lakaan atau pun penga­ruh kenakalan lain,” jelas Mur­salim. (ade)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

0 Comments
scroll to top