Close

“6 Bulan Kerjanya Jelek, Mohon Maaf Jabatan bisa Digeser”, Wako Pa­dang: Siap Dilantik, 6 Pejabat Eselon II harus Tancap Gas

HARUS TANCAP GAS— Selasa (1/3), Wako Padang Hendri Septa langsung melantik 6 pejabat eselon II, di Balaikota Padang. Para pejabat yangsudah melalui serangkaian tes atau seleksi terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama ini, di hari pertama kerja, Rabu (2/3) diminta Wako langsung tancap gas.

AIA PACAH, METRO–Setelah cukup lama hanya diisi oleh pejabat pelaksana tugas (Plt), akhirnya 6 Organisasi Pe­rangkat Daerah (OPD) Pemko Pa­dang diisi oleh pejabat defenitif. Selasa (1/3), Wako Padang Hendri Septa lang­sung melantik 6 pejabat ese­lon II tersebut, di Balaikota Padang. Para pejabat ini sudah melalui serangkaian tes atau seleksi terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama.

Keenam pejabat eselon II yang dilantik adalah Raf Indria sebagai Kepala Di­nas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Kota Padang, Eri Sendjaya se­bagai Kepala Dinas Pa­riwisata Kota Padang. Ke­mudian, Ances Kurniawan sebagai Kepala Dinas So­sial Kota Padang, dr. Sri­kurnia Yati sebagai Kepala Dinas Kesehatan Kota Padang.

Selanjutnya, Yudi Indra Syani sebagai Kepala Di­nas Perhubungan Kota Pa­dang dan Ferri Erviyan Rinaldy sebagai Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kota Padang.

Pelantikan yang dilak­sanakan di Balaikota Pa­dang itu penuh dengan harapan yang disampaikan langsung wali kota kepada seluruh pejabat yang di­lantik. “Pelantikan ini bukan perayaan satu minggu, cukup dirayakan sehari ini, setelah itu bekerja,” ujar Wako Hendri Septa.

Wako menegaskan, se­telah dilantik, seluruh peja­bat sudah harus bekerja secara maksimal. Di hari pertama kerja, Rabu (2/3), enam pejabat yang dilantik sudah harus tancap gas.

“Pejabat yang dilantik jangan lama-lama untuk menyesuaikan diri di tem­pat baru, harus mampu be­radaptasi. Jika tak mam­pu beradaptasi, berarti saya sudah salah mencari pimpinan,” katanya.

Dikatakan Hendri Sep­ta, jabatan merupakan ama­nah. Diharapkan, pejabat yang dilantik dapat mem­bantu pimpinan (wali kota). Mampu merealisasikan se­mua janji dan harapan yang disampaikan pim­pinan kepada warga.

Hendri Septa menye­but, bahwa dirinya akan terus melakukan evaluasi ke­pada pejabat yang dilantik. Wali Kota memberi tenggat waktu hingga enam bulan ke depan. “Enam bulan tidak menampakkan hasil kinerja, mohon maaf, ja­batan ini akan dievaluasi kembali,” tegasnya.

Untuk diketahui, pe­jabat eselon II yang dilan­tik merupakan hasil seleksi terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama di lingkungan Pemko Padang yang telah digelar be­be­rapa waktu lalu.

Terpisah, Sekretaris Komisi I DPRD Kota Pa­dang, Budi Syahrial mengu­capkan selamat kepada ASN yang baru dilantik serta jalankan tugas yang diberikan dengan mak­simal.

“Capailah target yang diberikan dan saling koor­dinasi dengan semua pi­hak,” ujar kader Gerindra ini

Terkait masih dijabat 1 OPD lagi oleh Plt yakni Disdukcapil, menurut Budi, Wako mesti menye­gerakan mengisi jabatan tersebu. Sebab, itu adalah pela­yanan mendasar untuk warga. “Jangan Disduk­capil dibiarkan lama ko­song. Dampaknya tak ba­gus,” tukasnya. (ade)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

0 Comments
scroll to top