Menu

5,5 Persen Warga Kota Payakumbuh masih Kategori Miskin

  Dibaca : 89 kali
5,5 Persen Warga Kota Payakumbuh masih Kategori Miskin
CERAMAH— Gubernur Sumbar Mahyeldi memberikan ceramah di Masjid Darussalam, Tiakar.

TIAKAR, METRO
Wali Kota Payakumbuh diwakili Sekretaris Daerah Rida Ananda mendampingi Gubernur Provinsi Sumatera Barat saat melaksanakan bersafari Ramadhan mandiri ke Mesjid Darussalam Kelurahan Padang Tiakar Kecamatan Payakumbuh Timur, Senin (26/4). Dalam kunjungannya itu, Gubernur Mahyeldi bertindak sebagai Imam Shalat Isya sekaligus memberikan ceramah bertajuk keutamaan bertakwa.

Turut mendampingi Bupati Limapuluh Kota Safaruddin, Anggota DPRD Fraksi PKS Suparman dan Mustafa, Direktur Utama Perumda Tirta Sago Kota Payakumbuh Dr.H. Khairul Ikhwan, MM, Camat Payakumbuh Timur, Irwan Suwandi dan lurah setempat.

Sekretaris Daerah Rida Ananda dalam sambutannya menyampaikan kunjungan gubernur diapresiasi oleh Pemko Payakumbuh, tujuannya tak lain merekatkan diri antara pemimpin dan masyarakat.

Dijelaskan Sekda di hadapan gubernur, kalau Payakumbuh adalah kota yang berpenduduk lebih dari 135.000 jiwa, dan 5,5 persennya adalah masyarakat miskin. Meski pertumbuhan ekonomi akibat Pandemi Covid-19 menurut data BPS adalah minus, tapi upaya meningkatkannya kembali terus dilakukan pemerintah.

“Pemko butuh pembangunan bagaimana meningkatkan kembali ekonomi masyarakat. Program dengan APBD pemko saja takkan sanggup, karena ada refocusing lagi akibat kebijakan di tengah pandemi. Kita berharap masih terus bisa membangun dengan dukungan dana aspirasi DPRD dan dana dari pemprov,” kata Sekda.

Sekda juga menerangkan karena Payakumbuh kembali berada di zona orange, pemko kembali mengambil kebijakan meniadakan sekolah tatap muka dan gencar lagi melakukan penegakan Perda Nomor 6 Tahun 2020 tentang Adaptasi Kebiasaan Baru.

“Tak bosan-bosannya kami mengajak dan menghimbau warga untuk terus membiasakan 5M, memakai masker, menjaga jarak, rajin mencuci tangan, menjauhi kerumunan, dan mengurangi mobilitas,” pesan sekda.

Sementara itu, Gubernur Buya Mahyeldi mengatakan kunjungan ini bukan tim safari ramadhan yang dibentuk pemprov, kedatangan ini dalam rangka safari ramadhan oleh gubernur sendiri.

Gubernur berharap dengan tausiah yang disampaikannya yaitu keutamaan orang bertakwa, masyarakat bisa terus dapat hidup dengan mempedomani ajaran agama Islam. Dalam kesempatan itu juga, ada sesi tanya jawab berhadiah antara gubernur dan anak-anak generasi muda di Mesjid Darussalam.

“Semoga bila Allah mengizinkan, kita bisa bertemu kembali dalam kesempatan yang lain,” harap mantan Wali Kota Padang itu. (uus)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional