Menu

55 Pelanggar Prokes Disanksi Sosial di Kabupaten Agam

  Dibaca : 58 kali
55 Pelanggar Prokes Disanksi Sosial di Kabupaten Agam
SANKSI SOSIAL—Sebanyak 55 pelanggar prokes mendapatkan sanksi sosial membersihkan fasilitas umum karena terjaring operasi yustisi di Kecamatan Tanjung Mutiara, Kabupaten Agam.

AGAM, METRO–Operasi yustisi yang dilakukan Tim Gabungan Satgas Co­vid-19 Kabupaten Agam kembali menjaring puluhan pelanggar protokol kesehatan (Prokes), Senin (13/9). Giat penegakkan Perda Sumbar No.6/2020 itu me­nyasar sejumlah titik keramaian di kawasan Kecamatan Tanjung Mutiara.

Kepala Bidang (Kabid) Keda­ruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Agam, Syafrizal mengatakan, operasi kali ini menyisir titik keramaian seperti kawasan pa­sar dan beberapa tempat yang berpotensi menimbulkan kerumunan di seputar wilayah Tanjung Mutiara. “Pada operasi kali ini kita menjaring 55 pelanggar protokol kesehatan. Mereka seluruhnya tidak mengenakan mas­ker saat beraktivitas di luar rumah,” kata Syafrizal.

Operasi yustisi tersebut digelar dalam menekan penyebaran Covid-19 di Agam. Kemudian agar masyarakat selalu mematuhi protokol kesehatan dan memberikan efek jera bagi masya­rakat yang masih abai protokol kesehatan.  “Mereka yang terjaring dijatuhi sanksi sosial membersihkan lingkungan u­mum,” sebut Syafrizal.

Selain menggelar razia di kawasan pasar dan sejumlah tempat yang berpotensi menimbulkan keramaian massa. Sehingga, tim gabungan juga melakukan patroli dan memberikan imbauan secara mobile ke nagari-nagari di wilayah Kecamatan Tanjung Mutiara.

Ia menambahkan, operasi yustisi masih akan terus bergulir secara massif ke depannya. Hingga seluruh masyarakat sadar dan disiplin menerapkan protokol kesehatan ketika beraktivitas di luar rumah.

Jika masih ada ditemukan masyarakat tidak taat protokol kesehatan, terutama memakai masker akan diberi disanksi, untuk memberi efek jera, sanksi lebih berat akan diberlakukan jika kedapatan dua kali melanggar. Pihak­nya berharap masyarakat dapat meningkatkan kesadaran untuk mematuhi protokol kesehatan kedepannya. Bersama mendukung upaya pemerintah dalam pen­cegahan dan pengendalian Covid-19. “Mari patuhi Perda Sumbar No.6/2020 tentang Adap­tasi Kebiasaan Baru (AKB),” ajak Syafrizal.

Tim operasi yustisi terdiri dari unsur BPBD Agam, Dinas Satpol PP dan Damkar, Dinas Perhubungan, TNI/Polri, Kejaksaan Negeri Agam, Pengadilan Negeri Lubukbasung beserta pihak Pemerintah Kecamatan Lubuk Basung.(pry)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional